HEADLINE NEWS

RIBUAN PENGUNGSI ROHINGYA BERTAHAN DI CAM PENAMPUNGAN SEMENTARA

dryjk

Pikiran Nasional Aceh- Ribuan pengungsi Rohingya yang selam aini bertaha di Cam pengungsian sementara yang di sediakan Oleh pemerintah aceh dan masyarakat Aceh yang sudah terdata oleh BNPB dan Imigrasi Aceh Mencapai 1,810 Orang.

Berdasarka data yang dihimpun Pikiran Nasional di lapangan pada 01-06-2015 berdasarkan data BNPB, imigrasi Aceh dan Dinas Sosial Aceh, mencapai Ribuan Pengungsi dari berbagai Negara seperti pengungsi Rohingya, Bangladesh dan Boas.

Kini dilapangan sudah kita lihat MCK dan air bersih sudah terpenuhi. Sejak Senin 01-06-2015 telah dipasang WC knock down, hidran dan tangki air dari Kemen PU untuk 4 pos pengungsian Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, dan Tamiang.

Amatan Pikiran Nasioanl Saat ini untuk Pelayanan kesehatan dilakukan 24 jam di semua tempat pengungsian dengan petugas jaga bergantian antar puskesmas yang terlibat. Setiap pos pengungsian disediakan rujukan ke rumah sakit daerah. Stock obat sampai dengan saat ini masih aman.

Pengungsi belum divaksinasi kedaerah lain atau di pulangkan kini Pengungsi tersebut diperlukan tenda, Di pos pengungsian di Aceh Utara Kuala Cangkoi perlu 8 tenda, Kota Langsa 21 unit, Aceh Timur 11 unit, dan tenda keluarga 100 unit.

IMG_0098Sedangkan Jumlah pengungsi Rohingya,Bangladesh dan Boas tercatat 1.810 yang tersebar di beberapa Titik yaitu Kota Langsa 682 jiwa, Aceh Utara 328 jiwa, Aceh Timur 409 jiwa, Aceh Tamiang 48 jiwa, Lhokseumawe 247 jiwa, dan Medan 96. Jiwa.

Dari 1.810 jiwa tersebut  yang selama ini tersebar terdiri dari laki-laki dewasa 1.328 jiwa, perempuan  Dewasa 244 jiwa dan anak-anak perempuna dan laki laki  238 jiwa.

Aiwal, salah satu Warga Rohingya yang sempat di Wawancara Pikiran Nasional di Aceh Utara Menagatakan, still many of our brothers in the sea, kami sangat Khawati pada mareka yang masih terdampa di sana, dan didalam kapal itu yang paling banyak perempuan dan Anak Anak kami tikat tau apa yang kami perbuat.

IMG_0099Tolong Selamatkan Saudara kami, dan kami tidak tau di mana memintak pertolongan, kami di tindas disana dan di bunuh kalau kami tidak maua memeluk agama Mareka dan harus mau mengikuti apa yaang mareka katakan.

Kami disini tidak melakukan Apa apa, yang penting kami ada pertolongan dan tempat bertedu, di bawah tendapun bisa, kami tidak mintak Fasilitans yang bagus di Sini, yang penting kami di sini Aman tidak ada pengancaman, kami rasa di indonesia inisangat aman untuk Kami tinggal, Tekas Aiwal, sambil Melinang Air Mata.’’(A79)

Biro Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: