HEADLINE NEWS

ULAMA ACEH DAN SANTRI MENDEKLARASIKAN IKATAN AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH

Santri-Dayah-Aceh1

Pikiran Nasional Aceh- Ribuan Santri di berbagai dayah di Aceh turun kemasjit Raya Baiturrahman Banda Aceh untuk memberi pernyataan bahwa Warga Aceh jangan Panik atas memilih apa yang benar dan apa yang salah, hal ini di sampaikan Abi Muslem At Thahiry yang di temui Pikiran Nasional di Aceh.

Menurutnya, ini semua Sebagai wadah berkumpulnya Ahlussunnah Wal Jamaah untuk memperjuangkan agar Aceh benar-benar berdiri Ahlussunnah wal Jamaah di segi Mazhab Syafi’i dan Akidah Asyari supaya orang Aceh bersatu dan juga memperjuangkan semua amanah-amanah Ulama Kharismatik Aceh.

Ahlussunnah-Wal-JamaahAdapun Masjid yang masih diduduki oleh Wahabi dan tidak sesuai dengan Ahlussunnah Wal Jamaah diminta untuk menunggu hasil Muzakarah Ulama yang akan dilaksanakan oleh MPU Aceh.

Maka kita minta kepada Pemerintah Aceh supaya khatib-khatib dipakai dari Ulama-ulama Dayah, dan kita tunggu Muzakarah Ulama yang akan dilaksanakan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh, maka tugas kita bersama mengawal supaya tidak ada penyusup yang bukan Ahlussunnah Wal Jamaah” papar Abi Muslem At Thahiry pimpinan Dayah Darul Mujahidin.

Geutanyoe ta ikot Sunnah Nabi dan Sunnah Sahabat, Geutanyoe bek roh sajan golongan yang tulak sunnah, baik Sunnah Nabi maupun Sunnah Sahabat”Ujar Abi Muslem At Thahiry.

Tgk Din Syiah Kuala  juga mengatakan, Sekarang jangan ada lagi di Aceh orang-orang yang menghina Ulama, dan Ulama cukup banyak sudah memberi pangalaman tentang Agama untuk Warga Aceh dan Warga Luar Aceh, sedangkan mareka mareka tersebut ada yang sudah jadi pemimpin, ada juaga yang sudah jadi pengusaha bahkan ada yang sudah jadi Gubernur, makanya jangan perolok olokan Ulama.

Dia menambahkan, baik bangsa dengan ada Dayah/ Pesantren, itu disebabkan baiknya manusia, kalau itu tidak ada lagi sudah pasti masyarakat semua pasti jahil tidak tau apa yang yang benar dan apa yang salah di dalam Agama, makanya sedikit dikasih Iming Iming sudah berbelok ke Agama Lain.

Saya mengharapkan kepada Propesor Propesor di Aceh jangan ada lagi yang caci Ulama, dikarenaka Ulama ini salah satu tempat untuk bisa mengenal tentang  Hukum yang benar, makanya Ulama jangan pernah kita caci dan kita jelek jelekkan,Ungkap Tgk Din Syiah Kuala.

Saya mengajak kepada seluruh Masyarakat Aceh untuk selalu mengawal tatacara Ibadah sesuai dengan Ahlussunnah Wal Jamaah di Masjid Raya Baiturrahman agar tidak dirasuki kembali dengan pemahaman yang menyimpang dengan Ahlussunnah Wal Jamaah.

Menurut data yang dihimpun Pikiran Nasional 26 Juni 2015 santri dayah yang hadir di Masjit Raya Baiturrahman Banda Aceh Yaitu: Dayah Darul Munawwarah Kuta Krueng, Pidie Jaya, Dayah MUDI Mesra Samalanga, Dhiya Ulhaq Al-Aziziyah Samalanga, Dayah Ummul Ayman Samalanga, Dayah Al Madinatutdiniyah Blangblahdeh, Bireuen, Dayah Al Muhajirin Lampisang, Dayah Ulee Titi Lambaro, Dayah Darul Muarif Lam Ateuk, Aceh Besar, Dayah Bustanul Huda Paya Pasi, Aceh Timur, Dayah Darul Mujahidin, Dayah Madinatul Fata Banda Aceh, Dayah Ruhul Fata, Dayah Raudhatul Jannah Ateuk Jawo, sejumlah Dayah besar lainnya di Aceh dan Ormas-ormas Islam untuk  mendeklarasikan ikatan Ahlussunnah Wal Jamaah.’’(**)

 

Biro Aceh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: