HEADLINE NEWS

KEJARI KUTAI KARTANEGARA DI TANTANG MASYARAKAT

Kukar

Pikiran Nasioanal. Muara Pantuan , Anggana – Kutai Kartanegara.
Tokoh masyarakat Desa Muara Pantuan Kec. Anggana Kutai Kartanegara menantang Kejari Kutai Kartanegara, terkait dilaporkanya penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) yang di laporkan salah satu LSM ke Kejari Kutai Kartanegara.
Salah seorang tokoh masyarakat dari Desa Muara Pantuan berinisial, Mr.xx (disamarkan) yang juga sebagai perwakilan masyarakat Desa Muara Pantuan Kecamatan Anggana yang mendukung pelaporan mengenai penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD) agar bisa diungkap, beliau bercerita menggebu-gebu, kami sangat prihatin melihat penggunaan Dana Desa di Desa kami, disinyalir menyimpang.
Andaikan tim dari Tim Kejari kutai kartanegara enggan turun ke Desa Muara Pantuan karena jaraknya jauh dari pusat kota atau sulit transportasi, maka kami berani menantang Kejari Kutai Kartanegara untuk turun ke lapangan kalau memang diperlukan guna penyelidikan,.
Bahwa kami siap menyediakan alat transfortasi laut atau sungai pada Tim Kejari termasuk makan dan minum, bahkan pulangnya pun kami siap memberinya Udang atau Kepiting sebagai ole-ole, karena mayoritas masyarakat Desa Muara Pantuan sebagai nelayan atau buruh nelayan.
tapi ingat!…… jangan prasangka buruk dulu !..,, bukan berarti kami mencoba menyuap, karena kami bukan pelapor, dan kami juga bukan orang kaya serta kami juga tidak punya kepentingan apa-apa dengan masalah ini, melainkan demi penegakan hukum, ini bukti keseriusan kami mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi agar hukum bisa ditegakkan sejajar tanpa memandang jauh atau dekatnya TKP, karena kasus korupsi sudah menjadi isu yang paling seksi yang sulit dibrantas dinegeri ini, mungkin juga,,, termasuk di Desa Muara Pantuan.
Dibaratkan, sama halnya bila Negara ini dalam keadaan peperangan maka saya pasti rela memberi makan dan minum pejuang dimedan perang semampu saya , jadi jelas ini bukalah perkara suap-menyuap bila memang Kejari menerima tantangan kami, walau kami harus terpaksa mengumpulkan uang seperak dua perak dari hasil kami menjadi nelayan atau buruh nelayan demi menepati tantangan ini, jangan sampai karena sulit transportasi atau jarak yang jauh menjadi kendala.
terkait masalah ini semua, kami masih berpandangan positif tingking dan tanpa ada sedikitpun niat melecehkan siapapun atau buruk sangka dan kami tetap menjunjung tinggi azas praduga tidak bersalah, KECUALI KALAU MEMANG SUDAH ADA YANG MASUK ANGIN ?…… Pungkasnya.
Ditambahkan, contoh dugaan penyimpangan, mulai dari pembagian Dana BLSM tahun 2013 sampai 2014 diragukan kebenaranya sebab penerima dana BLSM bukanlah masyarakat penerima yang mengambilnya di Kantor Pos Dan Giro Sungai Meriam, melainkan Kepala Desa dan orang dekatnya, kenapa hal ini diragukan kebenaranya?.. (berpotensi sebagian tidak nyampai ke penerima), karena ada indikasi data penerima BLSM fiktip, karena penerima sudah ada yang pindah alamat atau sudah meninggal dunia, dan pada tahun 2014 ada orang dekat Kades yang mau dipecat kemudian berkoar –koar mau melaporkan Kadesnya karena merekayasa Dana BLSM untuk di tilep aja, (Mr.TP, Nama Samaran) yang sempat berkoar-koar mau melapor ke penegak hukum dan pernah mengaku bahwa dirinya kebagian uang Rp.30 juta dari dana BLSM tahun 2013 yang ditilep sebagian secara bersama-sama, tapi sekarang kayaknya sudah reda, mungkin sekarang sudah ikut berjamaah lagi.
Selain itu, yang paling perlu di curigai untuk di cek fisik dilapangan adalah Nota Belanja, sebab sudah menjadi rumor, dan rahasia umum kalau di rumah kades banyak stampel-stempel toko, disinyalir Nota Belanja yang digunakan asli tapi palsu (ASPAL), Modusnya, contoh pengadaan Laptop dan lain-lainya, pura-pura nanya barang ditoko yang sesuai dengan spek, kemudian diambil gambar, namun tidak jadi belanja, kemungkinan Nota Belanja yang dilaporkan Adalah Nota Belanja Kosong (fiktip) atau tidak sesuai Spek sedangkan barang yang di beli, mungkin dari tempat lain, serta banyak lagi dugaan lainnya. Ungkap Mr.xx
Saat dikonfirmasi wartawan pikiran nasional, yang didampingi Biro Hukum LSM pelapor Situmorang,SH. yang juga menanyakan progress terkait laporan yang telah disampaikan, Kejari Kutai Kartanegara melalui Kasi Intel Lilik Setiyawan,SH,MH. Menyampaikan berkaitan dengan laporan LSM yang telah dilaporkan ke Kejari Kutai Kartanegara, saat ini sudah tahapan telaah dan nantinya akan masuk full data dan full baket sebagai bentuk respon terhadap pengaduan dari masyarakat.

 

Biro Kaltim.

1 Trackback / Pingback

  1. 24/7=Heaven ( I’ll Protect You! ) Part-8 | PINAL NEWS

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: