HEADLINE NEWS

Di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga 41 Anak Meninggal dan Hewan Ternak Tewas secara Misterius

Papua

Wamena__ Lembaga Investigasi dan Informasi Kemasyarakatan (LIDIK) Propinsi Papua meminta kepada Pemerintah Propinsi Papua dan Kementerian kesehatan Republik Indonesia untuk segera turun tangan mengambil langkah-langkah konkrit dan tidakan nyata untuk mengatasi wabah penyakit yang mengakibatkan 41 anak berusia dibawah 7 tahun meningal dunia dan hewan ternak mati secara misterius yang tejadi di Distrik Mbua Kabupaten Nduga Propinsi Papua.

Ketua LIDIK Propinsi Papua Hendrik Abnil Gwijangge, SH.M.Si mengatakan dari laporan yang diterima pihaknya,,, Sebanyak 41 anak berusia di bawah 7 tahun meninggal dunia sepanjang November di Distrik Mbuwa, Kabupaten Nduga, Papua. Dinas kesehatan setempat telah mengirimkan tim medis bantuan dari Wamena, ibukota Kabupaten Jayawijaya, untuk menolong pengobatan anak-anak di distrik tersebut. Pasalnya, gejala yang diderita para korban mirip dengan penderita malaria dengan ciri-ciri mengalami flu, demam, dan buang air besar terus-menerus.

“tetapi anehnya, pada saat pemeriksaan sampel darah yang telah dilakukan uji laboratorium semuanya negatif akan virus malaria. Kami masih terus berusaha mencari tahu penyebab kematian ini,” tutur salah satu Petugas analis Puskesmas Kota Wamena, Yan Hubi di Wamena, Senin (23/11/2015).

Selain anak-anak, sebagian besar hewan ternak milik warga juga mengalami mati mendadak. Kepala Distrik Mbuwa, Erias Gwijangge menyebutkan kematian hewan ternak itu terjadi sebelum kematian anak-anak itu.

“Kematian hewan ternak, seperti babi dan ayam, terjadi sebelum adanya kematian anak-anak. Kami tidak tahu apakah ada kaitannya dengan kematian anak-anak ini,” jelas Erias.

Dan hal yang sama kematian hewan ternak seperti babi dan ayam ini pun terjadi di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, dan saya khawatir jangan sampe selanjutnya akan merembes dan mengakibatkan kematian terhadap manusia seperti yang terjadi di Distrik Mbua, ungkap salah seorang warga asal distrik Mugi kepada LIDIK Papua.

Oleh karena itu untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, kami dari LIDIK Propinsi Papua meminta kepada dinas kesehatan propinsi Papua dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia harus segera menseriusi kejadian wabah penyakit ini dan segera membentuk Tim Khusus untuk diturunkan ke Distrik Mbuah kabupaten Nduga agar segera mendeteksi virus penyebab kematian terhadap anak-anak dan hewan ternak ini dan segera ditemukan vaksinnya.

 

Biro Papua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: