HEADLINE NEWS

24/7=Heaven ( I’ll Protect You! ) Part-10

CYMERA_2Title : 24/7=Heaven : I’ll Protect You!
Genre : School Life, Friendship
Rating : PG 13+
Author : Alda Nugraha
Length : Chaptered || #Chapter10
Cast :
*Kang Eun Mi (You)
*Jeon Jung Kook (Member of 방탄소년단)
*Kim Taehyung (Member of 방탄소년단)
*All Member 방탄소년단
*Kim Soo Yi (Fiction)

  4 Hari Kemudian…
[Kamar Kang Eun Mi ‘08.45pm’]

  Empat hari telah berlalu dan aku disini masih ketakutan juga ragu untuk kembali ke sekolah itu.

  “Kau tengah mencekik lehermu sendiri, Sunbae-nim!.”

  Ucapku dengan penuh kebencian di dalam hati seraya berdiri di hadapan cermin dengan fisikku yang berantakan.

[Ke’esokan Harinya | Sekolah ‘07.00am’]

  Kang Eun Mi pun terlihat sangat bersemangat dengan senyuman yang terus mengembang di wajahnya, ia berjalan di koridor menuju kelasnya dengan riang.

  “Pagi…”

  Sapaku pada semua murid di kelas yang tengah dalam kesibukan mereka sendiri.

  “Ya… Eun Mi kita telah kembali, apa sakit-mu sudah membaik?”

  Tanya salah satu teman pria ku dengan hangat.

  “Aku tidak pernah sangat merasa sehat seperti hari ini.”

  Jawabku tersenyum.

  “Jaga kesehatanmu dengan baik, jika kau terus tak hadir seperti kemarin, tentu kau akan menyesal telah melewatkan sesuatu.”

  Timpah teman wanitaku yang lainnya, aku pun mengangguk dan segera menatap ke arah meja Jung Kook, Ia pun tersenyum saat melihatku.

  “Kyaaaa, Kang Eun Mi!!!”

  Teriak sahabatku bernama Starla yang baru saja tiba dan langsung memelukku dari belakang, aku pun langsung tertawa dan membalas pelukan hangat itu.

  “Yoon Starla..”
“Eun Mi, aku sangat merindukanmu, bagaimana keadaanmu? sekolah ini jadi tak baik semenjak kau pergi!.”

  Ujar Starla setelah melepas pelukannya.

  “Selamat pagi Kang Eun Mi, sudah lama ya tidak bertemu?!.”

  Timpah seseorang wanita dari arah belakang, Starla pun langsung cemberut, Kang Eun Mi pun tersenyum dan langsung menoleh ke arah wanita itu yang tak lain adalah Kim Soo Yi.

  “Jujur aku sangat senang melihatmu.”

  Balasku tersenyum sinis, Soo Yi pun mendekat ke arahku secara perlahan, aku terus menatapnya dengan lantang.

  “Beberapa malam terakhir aku terus menonton rekaman itu, sungguh membuat tidurku sangat nyenyak.”

  Bisik Soo Yi seketika membuat Eun Mi kembali mengingat kejadian beberapa hari yang lalu. Eun Mi pun terpatung seraya mengepalkan tangan kanannya dengan matanya yang memerah.

  “Sudah Cukup! Kim Soo Yi? pergi sana, kembali ke meja-mu, ingat! kau masih berada dibawah pengawasan sekolah.”

  Ujar Starla langsung menarikku untuk duduk dan Kim Soo Yi pun tersenyum seraya kembali ke mejanya.

  “Baru saja datang sudah disajikan hal seperti itu, seketika tubuhku panas.”

  Ucapku tersenyum sembari duduk dan mengeluarkan buku di dalam tas.

  “Mmm apa kau tidak apa-apa? selama kau pergi banyak hal mengerikan di sekolah yang terlewatkan.”
“Apa maksudmu?”

  Tanyaku, lalu seseorang wanita yang tak ku kenal masuk ke dalam kelas kami dan berjalan melewati meja-ku dengan parfumnya yang sangat tercium, dia tersenyum kepadaku.

  “Siapa dia?”

  Ucapku pada Starla seraya mata ini terus menatapnya, dan wanita itu pun duduk di meja samping Jeon Jung Kook.

  “Apa?! kenapa dia duduk bersama Jung Kook?!”

  Ucapku kesal menatap Starla.

  “Ah, itu dia bernama Lee Hye Ra, dia murid pindahan, dia baik dan juga cerdas, tapi memang tidak secerdas dirimu.”

  Jawab Starla santai, seketika aku pun meremas buku-ku dengan kesal.

  “Kenapa dia duduk di samping Jung Kook!”

  Batinku dengan sesekali menatap ke arah meja Jung Kook di pojok belakang sana.

  “Karna hanya disanalah meja yang kosong, Si ular berkepala banyak tidak ingin membagi mejanya meskipun sahabatnya itu sudah tidak sekolah disini lagi.”
“Apa? Hey! aku tidak bertanya soal itu!”
“Suara di dalam hatimu terdengar oleh ku!”
“Isshh yang benar saja mm tapi tadi kau bilang Jung Han Sun tidak ada disini lagi? kenapa? apa pihak sekolah terus bersi keras mengeluarkannya?”
“Ah tidak, ku dengar dia mengundurkan diri karena keinginannya sendiri. baguslah, setidaknya dia masih memiliki rasa malu.”

  Jelas Starla, aku pun langsung diam dan menatap meja Jung Han Sun yang berada di damping Kim Soo Yi.

  “Oh ya, akhir-akhir ini Direktur sekolah selalu berkunjung kemari.”
“Direktur Kang?”

  Balasku terkejut, Starla pun menatapku seraya menganggukan kepalanya.

  “Aneh rasanya jika melihat Direktur kemari, dia kan orang yang sangat sibuk.”
“Apa yang terjadi? apa dia bertanya sesuatu hal? apa mengusut suatu masalah?”
“Ah Jika maksudmu mengusut tentang pembully’an di sekolah ini sepertinya tidak, Direktur kemari hanya mengurus soal pertukaran pelajar itu, ku dengar ada 1 siswa yang terpilih. kira-kira siapa ya, apa dirimu?”

  Tanya Starla, Aku pun mengerutkan dahiku seraya menggelengkan kepala.

  “Semoga saja bukan aku, sekarang aku tidak tertarik lagi akan hal itu, lagipula masih banyak urusan yang belum ku selesaikan disini.”

  Balas Eun Mi dengan perasaan yang resah.

[Di Kelas 1-1 Kim Taehyung]

  Taehyung pun terlihat menundukan kepalanya dengan terus mengepalkan tangannya.

  “Kenapa dia kembali secepat ini? keterlaluan!”

  Batin Taehyung setelah mendengar kabar bahwa Kang Eun Mi telah kembali masuk ke sekolah.

[Jam Istirahat]

  Aku pun segera membereskan buku dan alat tulis ku ke dalam tas dengan terburu-buru, mengingat aku harus segera pergi ke kantor kepala sekolah sekarang.

  “Apalagi yang kau lakukan? mm maksudku masalah apalagi yang kau buat hah? kenapa kepala sekolah menginginkanmu datang ke ruangannya?”

  Tanya Starla sangat penasaran.

  “Nanti kita akan tahu setelah aku kesana sekarang.”

  Jawabku tersenyum dan segera berdiri, Namun starla langsung menahan tanganku dengan erat.

  “Ah tunggu.. kenapa kau mengtahui Direktur Kang? bagaimana bisa? bukankah kau baru saja pindah beberapa minggu yang lalu?”
“Ah.. soal itu tentu aku tahu, sebelum aku pindah ke sekolah baru ku, aku pasti membaca dan mencari tahu sekolah ini sedetil mungkin, lagipula aku hanya mengetahui namanya saja.”

  Jawabku gugup.

  “Atau karena nama depan kalian sama bermarga ‘Kang’ ?”
“Itu bisa terhitung hehehe…”

  Jawab Kang Eun Mi sementara Jung Kook hanya terdiam saat ia tengah menghampiri meja Eun Mi dan berdiri di belakangnya.

  “Ya Sudah, aku pergi ke kantor kepsek sekarang ya?”
“Iyalah, sana, lagipula aku juga harus ke perpustakaan.”

  Jawab Starla seraya pergi mendahului ku, aku pun tersenyum dan segera melangkahkan kaki untuk meninggalkan kelas juga namun dan lagi tangan kiri ku terasa ada yang menahannya, spontan aku menoleh ke belakang.

  “Kang Eun Mi? Bi.. bisa kita bicara seb.. sebentar?..”

  Ucapnya sedikit malu-malu, aku pun langsung menghempaskan tangannya dan tersenyum menatapnya.

  “Hey Jeon Jung Kook?! kau fikir aku masih ingin berbicara denganmu setelah kau duduk bersama wanita baru itu?!”
“Eun Mi… itu tidak…”
“Ah sudahlah, nanti kita bicara lagi setelah aku selesai dari ruang Kepala Sekolah ya?!”

  Balasku tersenyum sembari menepuk-nepuk pundak kanannya pelan, Jung Kook pun membalas senyumanku dan mengangguk, segera aku pun meninggalkannya menuju ruang Kepala Sekolah.

  Kang Eun Mi terlihat tengah berjalan menuju ruang kepala sekolah, tak memakan waktu lama Eun Mi pun segera masuk setelah di persilakan oleh Kepala Sekolah Kim.

[Ruang Kepala Sekolah]

  “Selamat siang Bapak Kepala Kim.”

  Sapa ku, Pak kepala Kim pun tersenyum dan mempersilakan ku duduk.

  “Maaf telah mengambil waktu istirahatmu, Eun Mi.”
“Ah, tidak masalah Pak, mmm aku sangat penasaran, apa yang bapak ingin bicarakan denganku?”

  Tanyaku, Bapak kepala Kim pun tersenyum menatapku.

  Sementar itu…

[Di Perpustakaan]

  “Ya Tuhan! Eun Mi belum tahu masalah besar ini kan? BANGTAN.. hah.. kenapa aku bisa lupa memberitahunya?! Aiiisshh… Bodoh, bodoh!… Aku harus segera memberitahu Eun Mi sekarang juga!”

  Gerutu Yoon Starla berbicara sendiri seraya memukul-mukul kepalanya, ia pun bergegas berlari mencari Eun Mi menuju Ruang Kepala Sekolah.
Starla pun terhenti dan menatap Kim Taehyung saat ia berpapasan dengannya.
Mereka saling menatap dan tak saling menyapa.

  “Kang Eun Mi?!!!”

  Teriak Starla sangat kencang, Taehyung pun menoleh ke arah Starla berlalu.

  “Ada apa dengannya?”

  Ujar Taehyung kebingungan.

  Lalu Starla pun telah sampai di koridor ruangan kepala sekolah, terlihat Eun Mi tengah berdiam diri di depan pintu ruang kepala sekolah.

  “Hey? Eun Mi?!”

  Teriak Starla lagi seraya berlari menghampiri Eun Mi.

*FLASHBACK*
[Di Ruang Kepala Sekolah]

  “Kau terpilih untuk pertukaran pelajar di Indonesia itu, kau akan pergi kesana kurang lebih 14 Hari lagi, disana kau tidak hanya akan belajar mengenai mata pelajaran saja, kau juga bisa belajar tata cara sopan santun dan aturan sekolah di negara Indonesia. selama 6 Bulan kau harus fokus akan pelajaran disana. cara metode belajarnya pun mungkin akan berbeda, jadi… persiapkanlah segala sesuatunya dari sekarang ya?!”

  Jelas Pak Kepala Kim sangat mengejutkanku.

  “Apa?! tapi.. aku belum membicarakan ini lagi dengan kedua orang tua ku pak, bahkan aku masih belum bisa mempersiapkan diriku untuk pergi ke Indonesia, aku masih ingin mempertimbangkannya lagi.”

  Jelasku menolak.

  “Selama kau tak hadir ke sekolah beberapa hari yang lalu, Direktur Kang tentu kemari mengurus semua soal pertukaran pelajar itu, Direktur bilang kau begitu menginginkan ini bukan? tenang saja semua murid tidak akan curiga kepadamu, mereka tentu akan menerimanya karena mengingat dirimu itu adalah murid dengan nilai tertinggi dan unggulan dari sekolah negeri sebelumnya.”

  Jelas Pak Kepala Kim tersenyum seraya memperlihatkan berkas-berkas yang telah Ayah tanda tangani.

  “Tapi.. bisakah berikan aku waktu sedikit lagi saja? aku ingin membicarakan ini lagi dengan Ayahku.”
“Tentu Eun Mi, silakan, tapi pastikan kau sudah memiliki jawabannya seminggu sebelum waktu pertukaran pelajar itu di berangkatkan.”

  Balas Pak Kepala Kim, aku pun mengangguk dan segera keluar dari ruangannya.
*FLASHBACK OFF*

  “Heh Eun Mi!”
“Ah?!”
“Issh.. ada apa denganmu? kenapa kau melamun disini hah? apa terjadi sesuatu?!”
“Ah.. ti.. tidak ada, ayolah kita pergi ke kantin, ku rasa aku harus meminum sesuatu.”

  Ucapku segera berjalan dengan perasaan tak karuan.

  “Hey tunggu aku! Eun Mi, ada berita penting, kau akan tercengang!”

  Teriak Starla mengejar Eun Mi.

  “Jika tentang BANGTAN Sunbae-nim lebih baik jangan katakan!”
“Tentu itu masalahnya, ini tentang mereka!”
“Kalau begitu aku tidak ingin tahu!”
“Kau harus mengetahuinya!”
“Aku tidak mau!”
“Eun Mi, ini benar-benar penting.”

  Teriak Starla seraya mengejarku dan menarik-narik tanganku, aku pun terus mengabaikannya dan berjalan menuju kantin dengan tergesa-gesa.

  “Terserah kau saja.”

  Balasku dengan malas, lalu setelah aku tiba di kantin benar-benar sangat terkejutnya saat kedua mataku ini melihat Kim Taehyung sedang menumpahkan dan melempar-lemparkan makanan ke arah murid laki-laki yang sedang duduk di kursinya.
Tidak hanya itu, Taehyung juga terlihat sedang tertawa, bersama ke-5 Sunbae yang sangat ku benci, Ya.. itu mereka, BANGTAN Sunbae-nim.

  “Sstt.. lihat disana, itu si pembela kebenaran datang hahaha..”

  Ujar Park Jimin setelah melihat kehadiran Kang Eun Mi dan Starla, Taehyung pun menoleh ke arah Eun Mi dengan flat.
Eun Mi pun menatap Taehyung dengan tajam.

  “Ini maksudku, Kimtae… bergabung dengan Grup BANGTAN.”

  Bisik Starla di belakangku semakin membuatku marah dan kesal.
Taehyung pun tersenyum ke arahku, seketika aku langsung meninggalkan kantin dengan teramat marah.

  “Kang Eun Mi?!”

  Ujar Starla sembari mengejar Eun Mi.

  “Kejar saja dia sekarang Taehyung, katakan padanya kau melakukan ini semua demi melindunginya hahaha..”

  Ucap Kim Nam Joon seketika Taehyung pun menoleh ke arah Nam Joon.

  “Lakukan sekarang! pergi dan katakan, daripada kami harus tahu bahwa kau telah menemuinya di belakang kami!”

  Timpah Kim Seok Jin sinis.

  “Cepat turuti apa kata Hyung-mu Taehyung!”

  Tambah Min Yoon Gi tersenyum, Taehyung pun segera berlari mengejar Eun Mi.

  “Haruskah kita percaya dia?!”

  Tanya Park Jimin menatap Nam Joon dan Yoon Gi.

  “Tidak usah percaya, tapi manfaatkan saja.”

  Balas Ho Seok, Semua member BANGTAN pun menatap ke arah Ho Seok dan tersenyum.

  Sementara itu…

  “Eun Mi?!… Hey, Kang Eun Mi?! Tunggu aku!”

  Teriaknya benar-benar membuatku muak.

  “Kimtae?! jangan mengejarnya! aku tidak percaya lagi padamu.”

  Ujar Starla langsung menahan Taehyung, Eun Mi pun berlari masuk ke dalam kelas.

  Aku menarik nafas dalam-dalam dan berjalan ke arah kursi ku, aku duduk dan menepuk-nepuk dadaku dengan keras.
Sungguh aku merasa sulit mempercayai ini semua.

  “Aku bilang pergi! jangan masuk!”

  Terdengar ribut-ribut Starla di depan kelas, lalu ku lihat Taehyung masuk dan menghampiri mejaku, aku pun berdiri dengan lantang menatapnya.

  “Tidak hanya melibatkan diri tapi kau juga malah ikut bercampur bahkan menyatu dengan mereka!”

  Teriakku sangat keras di hadapannya.

  Sementara Starla pun terdiam dan Jung Kook yang terhenti langkahnya sesaat ia akan masuk ke kelas.

  “Ini tidak seperti apa yang kau bayangkan, jadi tolong mengerti dan terimalah!”
“Mengerikan benar-benar sulit di percaya”
“Diam jika kau tidak mengerti! lebih baik cepat kau pindah secara baik-baik sebelum aku membongkar siapa dirimu sebenarnya.”

  Ujar Taehyung, aku pun langsung tersenyum dan melangkahkan kaki ku semakin mendekat ke hadapannya.

  “Pergi kau! memangnya siapa yang ingin bicara denganmu?!”

  Tekanku.

  “Eun Mi…”

  Ucap Starla cemas, Lalu Taehyung pun tersenyum dan meninggalkan kelas 1-2, Jung Kook pun menatap Taehyung begitupun sebaliknya.

  Kang Eun Mi pun kembali duduk dan menarik nafasnya dengan panjang, lalu Jung Kook pun datang menghampiri seraya menarik tangan Eun Mi agar ikut bersamanya.

  “Hey! Kau mau bawa Eun Mi kemana?!”

  Teriak Starla saat melihat sahabatnya di bawa pergi oleh Jung Kook.
Sementara Kang Eun Mi hanya kebingungan melihat tangan kanannya yang tengah di tarik oleh Jung Kook menuju tempat parkir mobil sekolah.

  “Kau mau membawaku kemana hah?”

  Tanyaku sedikit tersenyum, Jung Kook pun membawaku ke hadapan deretan mobil mewah disini.
Aku menatap Jung Kook dengan bingung.

  “Kau dibuat kesal lagi oleh mereka kan? pasti kau ingin memarahinya tapi kau tak bisa melakukan apapun? jadi marahi saja mobil mereka ini.”
“Apa?”
“Ini Mobil Nam Joon, Ini milik Jimin, ini milik Ho Seok, dan itu Milik Yoon Gi dan yang di sebelah sana milik Seok Jin.”

  Ujar Jung Kook seraya menunjuk satu per satu mobil milik member BANGTAN.

  “Huwah.. lihat dirimu, bahkan di belakang mereka kau berani memanggil mereka tanpa sebutan ‘Sunbae’ ? ada apa denganmu ini haha.”

  Balasku tertawa dan menatap satu per satu deretan mobil mewah ini.

  “Aku tidak merasa senang saat kau dibuat kesal dan sedih oleh mereka, entah apa yang mereka lakukan dengan mengatas namakan diriku padamu beberapa waktu lalu hingga kau tidak masuk sekolah cukup lama..”
“Hey aku hanya tidak masuk 4 Hari..”
“Meskipun begitu aku tetap tidak suka! dan setelah itu aku merasa harus melindungimu mulai saat ini.”

  Tegas Jung Kook menatapku.
Deug… jantungku berdebar saat ia menatapku.

  “Ada apa denganmu? kenapa… tiba-tiba seperti ini..”

  Ucapku menunduk malu.

  “Dasar kalian benar-benar murid yang buruk! Sunbae yang buruk! kalian terus menindas kami yang memiliki banyak kekurangan! karena kaya raya kalian selalu menyalah gunakan apa yang tidak kami miliki!”

  Teriak Jung Kook memarahi mobil milik BANGTAN Sunbae, aku pun menghampiri Jung Kook dan memegangi dahinya.

  “Apa kau sakit hah? kenapa memarahi mobilnya yang tidak bersalah? hahaha konyol. lagipula memarahi saja tidak cukup!”
“Karena hanya itu yang bisa ku lakukan untukmu. maaf karena aku masih belum memiliki keberanian untuk memarahi mereka secara langsung.”

  Jelas Jung Kook, aku pun hanya bisa tersenyum karena kepolosannya itu.

  “Kau memiliki jus?”
“Ah? ada di tas-ku, apa kau haus?”
“Aku rasa begitu.”
“Baiklah, tunggu ya? aku akan ambil ke kelas.”

  Ucap Jung Kook segera meninggalkan ku.
Tak memakan waktu lama Jung Kook pun datang dengan 2 botol Jus Jeruk di kedua tangannya.

  “Ambil lah.”

  Ucap Jung Kook menyodorkan Botol Jus itu.

  “Terima Kasih.”

  Balasku dan langsung meminum Jus itu.

  “Mmm.. Apa kau tahu yang mana mobil Taehyung?”

  Tanyaku tersenyum, Jung Kook pun hanya menggelengkan kepalanya.

  Kang Eun Mi pun berjalan ke salah satu mobil mewah lainnya, Lalu dengan rasa kesal yang menyelimuti hatinya Eun Mi langsung menumpahkan Jus pemberian dari Jung Kook itu tepat di mobil Taehyung dan langsung melemparkan botolnya dengan keras ke arah mobil Taehyung.

  “Ini dia mobilnya haha!”

  Ucapku tertawa, Jung Kook pun terlihat terkejut dan langsung menghampiri mobil Taehyung.

  “Ap.. Apa yang kau lakukan Eun Mi?”
“Ayo cepat, tumpahkan juga Jus milikmu.”

  Pintaku, namun Jung Kook langsung mundur seolah tidak ingin melakukannya, aku pun tersenyum dan langsung mengambil tangan Jung Kook yang tengah memegangi botol Jus nya itu, segera ku arahkan tangan Jung Kook ke arah mobil Taehyung sehingga Jus miliknya tumpah di mobil ini.

  “Ah Eun Mi, apa yang kau lakukan?!”
“Sudah ku bilang, memarahi saja tidak cukup bagiku!”

  Jawabku tertawa, Jung Kook pun terlihat sangat ketakutan, perlahan ia mengambil langkah mundur dan langsung berlari meninggalkan ku.

  “Ya Tuhan, tak ku sangka dia benar-benar tidak memiliki nyali.”

  Gumamku dan kembali menatap mobil Taehyung yang ada di depanku.
Aku kembali terdiam dan berfikir, bagaimana bisa Taehyung melakukan semua ini? mungkinkah dia benar-benar melindungiku dengan cara seperti ini? apa mungkin BANGTAN lah yang membuatnya seperti ini?

  “Kau membohongiku? apa kau tengah menjebakku selama ini? kenapa kau begitu bodoh hah? kenapa kau begitu menyebalkan hah?! aku bilang jangan melibatkan diri! jangan ikut bergabung!”

  Gerutu Kang Eun Mi dengan menendang-nendang ban mobil Taehyung dan lalu sebuah telur mentah terlempar ke kaca mobil Taehyung sedikit mengejutkannya.

  “O?..”

  Ucapku terkejut dan langsung menoleh ke belakang.

  “Jeon Jung Kook? apa yang kau lakukan?!”
“Memarahi saja tidak cukup ‘kan?”

  Jawab Jung Kook dengan telur di tangannya, aku pun tersenyum menatapnya.

  “Hanya tersenyum? tidak ingin ikut melempar telur juga?”

  Tawar Jung Kook, aku pun segera mengambil telur darinya dan langsung melemparkan nya ke mobil Taehyung.

  “Jackpot!!! hahaha, berikan 1 telur lagi untukku.”

  Pintaku, Jung Kook pun memberikan 1 telur terakhir padaku, aku pun berjalan ke arah mobil BANGTAN dan langsung melemparkannya ke sana, entah di mobil siapa telur mentah ini mendarat.

  “Hahahaha ini benar-benar menyenangkan wuuuuuuuhuuuw!”

  Teriak Kang Eun Mi sangat senang, Jung Kook pun tersenyum menatap Eun Mi yang sedang tertawa itu.

  “Ayo kita pergi…”

  Ajak Jung Kook langsung menarik tanganku menjauh dari tempat parkir.

  “O? mau kemana?!”

  Tanyaku mengikutinya.

  Kim Taehyung yang menyaksikan perbuatan Eun Mi dan Jung Kook terhadap mobilnya itu pun langsung pergi menuju kelas 3-1 BANGTAN.

5 Comments on 24/7=Heaven ( I’ll Protect You! ) Part-10

  1. Jeon Riya VKook // 19 Desember 2015 pukul 4:50 pm // Balas

    ahhhh selesai baca chap.10 next baca chap 11nya udah ga sabar 😀 okok cuss baca chap selanjutnya *daebakkk (y)

    Suka

  2. Jamilah Milla Ajjha // 14 Desember 2015 pukul 9:54 pm // Balas

    pliss Tae jgn jahat:( sedih liatnya.. awalnya seneng bgt liat kelakuan Taehyung, malah lbh suka Taehyung sama Eun Mi.. tapi kenapa sekarang.. bikin penasarann..

    Suka

  3. Eonni itu kenapa taehyung jadi ikut gabung sma BANGTan si. Sebenernya taehyung belain siapa si?? Belain kebenaran apa belain kejahatan?? Apa dia cuman pura” gabung sama bangtan??

    Suka

  4. tha ramdhanie // 8 Desember 2015 pukul 9:03 pm // Balas

    App tae bakal ngaduin klakuan eun mi ma jungkook k bangtan, smph pnsrn bgt app yg bkl eun mi lakuin buat bangtan ma sooyi . Next thor …

    Suka

  5. huwaaaaa …. jungkookkknyaaa jdi kereeeennnn gtuuu hahahahaha …. seneng bngtttt bacanya juga .. haha tapi tae jdi knp tuuuh ????
    neeexxxtttt eooonn tag aku lagi yaaaahhhh … seruuu bngttt , gk pernaaahhh bosen akuuu baca ff eoonnn …. hahaha
    gomawooo
    sarnghaeeee :*
    fightingggg 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: