HEADLINE NEWS

24/7=Heaven ( I’ll Protect You! ) Part-12

camerancollage (2)Title : 24/7=Heaven : I’ll Protect You!
Genre : School Life, Friendship
Rating : PG 13+
Author : Alda Nugraha
Length : Chaptered || #Chapter12
Cast :
*Kang Eun Mi (You)
*Jeon Jung Kook (Member of 방탄소년단)
*Kim Taehyung (Member of 방탄소년단)
*All Member 방탄소년단
*Kim Soo Yi (Fiction)

[Ke’esokan Harinya]

  Kang Eun Mi terlihat berseri-seri saat ia tengah menyisir rambutnya di depan cermin.

[Flashback | Kemarin sesaat Eun Mi dan Jung Kook berpisah di koridor Asrama]

  “Jung Kook?”
“Ya?”
“Kau masih belum menjawab pertanyaanku yang sebelumnya!”

  Ucapku tersenyum.

  “Yang mana Eun Mi?”

  Tanya Jung Kook bingung.

  “Soal permintaan itu, permintaan yang kau minta hari ini.”
“Ah, hehe”

  Balasnya tersipu malu.

  “Heeeey, ada apa denganmu? kenapa kau memperlihatkan ekspresi itu lagi?”

  Jawabku seraya melangkah mendekatinya.

  “Ayo jawab.”
“Mmmm waktu.”
“Hah?”
“Karena saat bersamamu waktu selalu terasa cepat berlalu jadi… aku tadi memohon agar suatu saat bisa menghabiskan waktu bersama mu 24 Jam dalam 7 Hari penuh.”

  Jelas Jung Kook terus tersenyum dengan wajahnya yang menunduk merah.

  “Haha, kenapa kau menginginkan itu? memangnya kita bisa melakukannya? mengingat kita ini adalah seorang pelajar, tidak mungkin rasanya haha.”
“Maka dari itu aku memintanya.”

  Balas Jung Kook tersenyum, aku pun membalas senyumannya dengan perasaan yang sangat berbunga-bunga.

  “Oh ya Eun Mi, lalu bagaimana denganmu?”
“Dengan ku? apa?”
“Yang membuat mu sedih hari ini, apa yang sedang kau pikirkan sekarang? kau sempat mengatakan banyak hal yang membuat dirimu kesal, selain aku lalu apalagi?”
“Ah itu, mmmm besok saja lah, kau pergi sana, kembali ke kamarmu, persiapkan saja besok untuk sesuatu yang akan membuatmu berderbar hebat!”

  Balasku langsung berjalan menuju koridor Asrama Wanita.

[Flashback Off]

  “Jeon Jung Kook! hah.. aku tidak akan pernah menyerah untukmu!”

  Ucapku segera keluar dari kamar asramaku seraya mengambil tas gendongku dan bergegas pergi ke kelas, namun sesaat aku akan masuk ke kelasku, ku lihat dari kejauhan Jung Kook baru saja dari luar bersama murid pindahan itu yang bernama Lee Hye Ra.
Mereka terlihat sedang tertawa bersama saat ini.

Lalu…

[Di Ruang Guru]

  Terlihat Ibu Guru Oh Joon Ra sedang duduk menatap kedua Muridnya yang tengah berdiri dihadapannya dengan ketakutan.

  “Apa alasan kalian bolos saat pelajaranku kemarin hah?!”

  Teriak Ibu Guru dengan menggebrak meja kerjanya.

  “I.. itu.. itu salah..”
“Salahku bu! mmm aku yang memaksa Jung Kook untuk menemaniku bolos.”
“Ah, tid.. tidak benar Bu, Aku lah yang lebih dulu mengajak Eun Mi untuk bolos pelajaran.”
“Bohong bu, percayalah padaku bu, Jung Kook Tidak..”

  “SUDAH DIAM!!!”

  Teriak Ibu Guru menghentikan perdebatan antara Jung Kook dan Eun Mi.

  “Kalian berdua sama saja! intinya kalian mengakui bahwa kemarin kalian bolos dari sekolah, sebagai hukumannya bersihkan semua koridor sekolah selama jam istirahat berlangsung! tidak ada kesempatan untuk makan siang!”

  Teriak Ibu Guru Oh sangat menyakitkan telingaku.

  “Baik Bu..”

  Ucapku dan Jung Kook bersamaan.

  Lalu kami pun segera bergegas pergi mengambil peralatan berupa pel dan sebagainya untuk membersihkan semua koridor sekolah.

  “Maafkan aku Eun Mi.”
“Sudah ku bilang kan, kau harus bersiap akan hal yang mendebarkan hari ini? jadi kau tidak usah merasa bersalah dan meminta maaf padaku, karena aku tahu pasti akan begini jadinya.”

  Balasku seraya memulai mengepel koridor kelas 1.

  “Ah… mmm tetap saja aku merasa…”
“Cepat sana mengepel! sebagai hukumannya kau harus mengepel semua koridor dan aku akan mengepel di bagian koridor kelas 3 saja.”

  Balasku langsung meninggalkan Jung Kook sendirian disana.

[Koridor kelas 3]

  “Sementara yang lainnya sedang belajar, aku disini membersihkan lorong, apa katanya jam istirahat? tapi menyuruhku memulai dari sekarang, benar-benar!”

  Keluh Eun Mi terus di perhatikan oleh Jung Ho Seok yang sedari tadi berdiri di belakangnya.

  “Ehem..”

  Suara batuk seseorang terdengar namun tak ku hiraukan.

  “Aaaahheeemm..”

  Suara batuk itu semakin terdengar di sengaja, namun aku sudah menduga pasti dia adalah salah satu Sunbae-nim yang sangat ku benci.

  “Aku sedang tidak ingin bermain, cepat masuk ke kelas!”

  Ucapku terus mengepel lantai ini.

  “Ada apa denganmu? apa kau sedang di hukum?”
“Aku bilang sana cepat masuk ke dalam kelasmu atau aku akan berteriak!”

  Ucapku sedikit kesal, lalu ia pun berjalan dan langsung menendang ember penuh dengan air di sampingku ini sontak aku langsung menatapnya, ah ternyata Ho Seok Sunbae.

  “Kaaaauuu!!!”

  Teriakku, dia pun tersenyum.

  “Maaf.”

  Balasnya dan langsung masuk ke dalam kelas 3-1.

  “Menyebalkan! dimanapun aku berada selalu bertemu dengan salah satu Member BANGTAN! Tidak di koridor kelas 1 atau pun 2 , dimanapun aku berpijak pasti kalian selalu ada!!!”
“Tidak ada yang salah mengingat kita 1 sekolahan bukan? terlebih lagi kau sedang berada di kawasan kami.”

  Balas Min Yoon Gi langsung berjalan ke hadapan Eun Mi.

  “Jika sudah tidak sanggup lebih baik segera keluar dari sekolah ini, karena orang jenis sepertimu benar-benar tidak setara dengan kami.”

  Tegas Yoon Gi Sunbae di hadapanku dengan angkuhnya, aku pun langsung memukul kakinya dengan gagang pel ini.

  “Aaaa! Kau! beraninya kaaauu!!”

   Teriaknya seraya mengusap-usap kakinya, aku pun segera mengambil ember dan pel ku ini lalu pergi meninggalkan koridor kelas 3.

  Lalu…
[Jam Istirahat]

  Sangat pegal rasanya namun akhirnya semua koridor kelas 3 sudah ku pel, aku pun segera berjalan masuk ke dalam kelas ku.

  “Kang Eun Mi?!”

  Teriak Starla yang baru saja akan keluar dari kelas.

  “Hey.. berhentilah berteriak-teriak. aku sangat lelah.”
“O, kau di hukum ya? Jung Kook sedari tadi belum masuk kelas juga.”
“Benarkah?”
“Iya.”

  Balas Starla, aku pun langsung berlari mencari Jung Kook dengan rasa khawatir yang tak bisa dipungkiri.

  “Hey kau mau kemana lagi Eun Mi!!!”

  Teriak Starla.

  Kang Eun Mi terlihat cemas dengan berlarian menoleh kesana kemari, kantin, lapangan, di setiap koridor bahkan tempat parkir juga toilet sudah ia periksa namun tidak ada tanda Jung Kook disana.

  “Perpustakaan, ini dia, kenapa tidak terpikir olehku.”

  Ucapku setelah berada di depan pintu perpustakaan, tanpa berlama-lama aku segera masuk ke dalam namun dan lagi aku tidak dapat menemukan Jung Kook disana.

  “Kemana dia?! apa mungkin…”

  Ucapku terhenti dan langsung kembali berlari mencari BANGTAN Sunbae-nim.

  “Kau mau kemana?”

  Ucap Taehyung langsung menghalangi jalanku, aku tak menghiraukannya dan mencoba melewatinya namun dia terus mengikuti kemana langkahku beralih.

  “Kim Taehyung!”
“Miss Right!”

  Balasnya seketika aku menatap wajahnya dengan kesal.

  “Menyingkirlah!”
“Aku ingin bicara.”
“Cepat Menyingkirlah!”
“Miss Right! Aku mohon dengarkan aku.”

  Ucapnya sangat memelas, aku pun langsung menatap matanya dengan menahan kesal.

  “Ayo kita pergi! Ayo kita hentikan semuanya, jangan libatkan diri kita lagi di sekolah ini.”
“Apa kau mulai tak sanggup pada mereka? apa yang mereka lakukan padamu hingga kau seperti ini?”
“Bukan apa yang mereka lakukan padaku! tapi lihatlah Apa yang mereka lakukan padamu lewat diriku juga Jung Kook!”
“Jadi kau ingin menyerah?”
“Kang Eun Mi! ini tidak semudah seperti apa yang kau lihat, kita akhiri semuanya, kita katakan apa saja yang BANGTAN lakukan selama ini, Ayo adukan mereka kepada Direktur Sekolah, Aku mohon.”
“Apa kau sama sekali tidak mengingat kejadian apa yang baru saja menimpaku Taehyung? Apa kau sudah lupa mereka membuatku hampir gila?! Harus berapa kali aku tegaskan bahwa aku ingin menghancurkan BANGTAN dengan caraku dan olehku sendiri!”

  Teriakku seraya terus menahan air mataku.

  “Kau tidak akan mampu! aku mohon Eun Mi, kita tengah berada dalam bahaya.”
“Kalau begitu selamatkan dirimu sendiri jangan selamatkan aku juga, jika kau tak sanggup!.”
“Jika seperti ini mereka akan melukaimu terus menerus, mereka tidak akan menyerah!”
“Begitu juga denganku!”
“Bagaimana jika aku yang menyakitimu mulai saat ini?”
“Lakukan saja jika itu bisa menyelamatkan dirimu, kau tidak usah khawatir, aku tidak akan pernah takut!.”
“Kang Eun Mi…”
“Aku mohon beri aku jalan Taehyung!”

  Tekanku seketika ia pun langsung membiarkanku melewatinya.

  “Dia berada di ruang kesehatan sekolah.”

  Ucap Taehyung kembali mengehentikan langkahku, aku pun langsung menoleh ke arahnya.

  “Jeon Jung Kook berada disana, tapi aku berharap kau tidak usah kesana.”

  Tambahnya lagi segera aku mengambil langkah lagi namun Taehyung kembali berteriak padaku.

  “Kang Eun Mi?! tolong dengarkan aku untuk kali ini saja!”
“Apa lagi yang kalian lakukan padanya?!”
“Tidak, kami tidak melakukan apapun, cepat ikutlah denganku. temani aku ke suatu tempat.”

  Namun Eun Mi tak menghiraukan perkataan Taehyung dan ia pun berlari menuju ruang kesehatan.

  “Kenapa Jung Kook ada disana? apa yang terjadi, mungkinkah dia sakit?!”

  Ucapku terus berlari hingga akhirnya aku telah sampai di Ruang Kesehatan, segera aku masuk ke dalam dan..

  “Jeon Jung Kook!!…”

  Teriakku langsung tertuju pada salah satu tempat tidur disana, aku pun sangat merasa tak percaya saat dia tengah duduk bersama murid pindahan itu.

  “Kang Eun Mi?..”

  Jawab Jung Kook sangat terkejut menatap kehadiran Eun Mi, Lee Hye Ra pun langsung berdiri dan tersenyum.

  “Ah, akan ku tinggal kalian berdua, My Kookie cepat sembuh!.”

  Ucap Murid Pindahan ini seraya memberikan sebuah kotak ponsel pada pangkuan Jung Kook, aku pun hanya menatap Jung Kook dengan jantung yang sangat berdebar kencang, keringat dingin keluar dari seluruh pori-pori wajah dan tubuhku menandakan aku telah merasa kecewa akan hal yang sulit ku terima.
Wanita itu pun berjalan melewatiku dengan menunduk, sungguh aku benci dengan parfumnya yang menyengat di hidung ku.

  “Apa katanya? ‘My Kookie?’ Ihhh.”

  Batinku sangat kesal.

  “Kang Eun Mi?..”
“Ah? Mmm.. Ya? Apa yang terjadi denganmu?”
“Mm.. Tidak, aku baik saja, tadi aku terjatuh karena lantai yang aku pel terlalu basah.”
“Oh mm Syukurlah, Aku.. aku tadi mendengar kau berada disini, maaf aku tidak bermaksud mengganggu kalian, aku pergi dulu, mmm cepatlah sembuh dan berhati-hatilah.”
“Tidak, tentu kau tidak mengganggu.”
“Baguslah, kalau begitu cepatlah sembuh, mmm aku pergi.”

  Ucapku gugup dan langsung membalikkan tubuhku lalu melangkah keluar ruang kesehatan.

  “Kang Eun Mi?”

  Ujar Jung Kook, segera aku menoleh ke arahnya.

  “Mm Terima Kasih telah mengkhawatirkan ku.”

  Ucapnya, aku pun hanya tersenyum dan segera berjalan meninggalkannya dengan perasaan yang sangat sedih.

  “Uh.. ada apa dengan wajah cantik Kang Eun Mi? kenapa kau menekuknya hingga menjadi lipatan yang mengerikan.”

  Ujar Kim Soo Yi yang berpapasan denganku, aku pun membuang nafasku dengan kesal.

  “Kim Soo Yi?!”

  Teriak Taehyung berlari ke arah Soo Yi dengan 2 Kotak susu di tangannya.

  “Iya Tae?”

  Jawab Soo Yi tersenyum tanpa melepas pandangannya dariku.
Aku pun segera bergegas pergi namun Soo Yi langsung menghalangi jalanku.

  “Mau kemana? tunggu sebentar.”

  Ujarnya, Taehyung pun telah sampai di hadapanku kini, lalu ia memberikan sekotak susu pada Soo Yi.

  “Terima Kasih Tae, mmm lihat, bisakah kau berikan sekotak susu lagi padaku, ah maksudku pada Eun Mi, dia terlihat muram.”

  Ejek Soo Yi dengan nada manja menyebalkan.
Taehyung pun langsung menyodorkan sekotak susu lainnya padaku.

  “Ambillah.”

  Ucap Taehyung, aku pun segera mengambil kotak susu itu dari tangannya.

  “Terima Kasih tapi sayangnya aku tidak suka susu rasa original.”

  Ucapku dan langsung melemparkan susu itu ke bawah cukup keras hingga kotak susu itu pecah.

  “Hah… Hey! apa yang kau lakukan hah! lihat susu nya mengenai sepatuku!”

  Teriak Kim Soo Yi, aku pun segera bergegas pergi meninggalkan mereka.

  Kim Taehyung pun menatap ke arah Eun Mi yang telah berlalu.

[Kelas 1-2 ‘Kang Eun Mi’]

  Aku pun duduk di mejaku dengan terus menepuk-nepuk bagian jantungku.

  “Kenapa disini sangat terasa sakit! kenapa! kenapaaa!!!”

  Teriakku seraya menendang-nendang kaki meja ini lalu terlihat Murid Pindahan bernama Lee Hye Ra itu masuk ke kelas ku dengan memapah Jung Kook masuk ke dalam, kembali nafas ini berderu dengan cepatnya.
Lalu tak lama Sahabatku Yoon Starla datang menghampiriku.

  “Kang Eun Mi?!”

  Ujarnya segera berjalan dan duduk di sampingku.

  “Ini, makanlah, aku membelinya di kantin.”
“Ah.. Terima Kasih Starla.”

  Jawabku sedikit tidak fokus, mata ini pun terus memandang kosong ke depan saat Jung Kook dan Murid Pindahan itu berjalan melewati meja ku.

  Jung Kook hanya menatap Eun Mi dengan perasaannya yang bersalah sementara Eun Mi terlihat mengabaikan Jung Kook saat ini.

  “Huwaahhh!!!”

  Ucapku dengan rasa tidak nyaman dan gerah yang ku rasa di sekujur tubuhku.

  “Ada apa?”

  Tanya Starla kebingungan yang melihatku tengah mengipas-ngipas leherku menggunakan buku tulis ini.

  “Kenapa kelas ini begitu panas luar biasa ya?!! kenapa yaaaa?!!”

  Teriak Eun Mi seraya berdiri dan langsung keluar dari kelasnya.

  “Ya Tuhan! kau mau kemana lagi Eun Mi! hey! sebentar lagi jam istirahat berakhir!!”

  Teriak Starla tak dihiraukannya.
Sementara Jung Kook yang menyadari akan kemarahan dari Eun Mi pun langsung melepas tangan Hye Ra yang terus menggenggamnya.

  “Kau mau kemana Kookie?”
“Mm.. Aku ingin…”
“Kau akan mengejar dia?”
“Mmm.. Aku harud mengejarnya.”
“Baik, pergilah.”

  Ucap Hye Ra tersenyum, Jung Kook pun segera berlari dengan sedikit kesakitan di kakinya, ia terus melihat kesana kemari mencari Kang Eun Mi, terlihat Eun Mi tengah berjalan menuju perpustakaan.
Jung Kook pun tersenyum dan langsung berjalan mengikuti Eun Mi masuk ke dalam perpustakaan.

[Perpustakaan]

  Aku pun langsung berjalan ke arah buku-buku tebal di bagian belakang, aku mengambil buku paket Matematika saat ini dan langsung membacanya.

  “Mmm Contoh Soalnya sangat mengecoh, ini menarik.”

  Ucapku pelan seraya duduk di lantai Perpustakaan dan menyandar pada lemari yang di penuhi buku-buku.

  Sementara Jung Kook yang juga duduk dilantai bersandar pada lemari dimana Eun Mi juga berada dibaliknya, kini mereka bersandar dan saling membelakangi dengan Lemari buku yang menengahinya.

  “Apa kau berniat bolos pelajaran lagi?”

  Tanya Eun Mi yang menyadari akan keberadaan Jung Kook, seketika Jung Kook membulatkan matanya dan langsung berbalik mengintip Eun Mi lewat celah antara buku-buku.

  “Ah, Kang Eun Mi..”
“Tinggalkan aku sendiri Jung Kook.”

  Perintahku tanpa merubah posisiku yang masih bersandar pada lemari buku ini.

  “Tid.. Tidak Mau!”
“Aku ingin sendirian.”
“Tapi aku ingin bersamamu!. Aku janji tidak akan berisik ataupun mengganggumu, aku hanya akan berdiam disini melihatmu lewat celah buku ini, tolong jangan menyuruhku untuk pergi.”

  Balas Jung Kook memohon seraya berlutut menghadap ke arah lemari dengan terus menatap Eun Mi lewat celah-celah buku, Sementara Kim Taehyung yang baru saja masuk ke dalam perpustakaan hanya mampu berdiri melihat Kang Eun Mi dan Jung Kook dari kejauhan.

[Jam Pulang]

  Bel Pulang pun berbunyi, sedari tadi saat pelajaran terakhir aku terus merasa tak karuan, aku memikirkan banyak hal dan masih mempertimbangkan suatu hal yang sangat penting untuk ku lakukan nanti.

  “Hey Eun Mi? O.. kau akan pulang ya?”
“Mm.. sepertinya aku tidak akan menginap di asrama dulu.”

  Ucapku seraya menjinjing tas gendongku lalu berjalan keluar kelas.

  “Kalau begitu bagaimana jika kau ikut pulang ke mobilku saja? aku juga ingin melihat rumahmu.”
“A.. Apa? melihat rumahku? ah tid.. tidak usah, rumahku.. rumahku sangat jelek dan kotor, kau tidak akan menyukainya.”

  Jawabku sangat cemas lalu ku dengar seseorang berlari dari arah belakang dan…
Bruuug… dia menabrak tangan kananku dan langsung mengambil tas ku saat aku juga Starla tengah berjalan di koridor.

  “Heey!!!”

  Teriakku langsung berlari mengejarnya.
Pria itu terus berlari sampai tak ku sadari aku telah mengikutinya hingga ke lapangan yang terletak cukup jauh dari area sekolah.
Anehnya hampir seluruh siswa dan siswi berjalan ke arah lapangan ini.

  Sementara Starla pun ikut berlari seraya memanggil-manggil nama Kang Eun Mi.
Lalu langkah Yoon Starla pun terhenti saat Jung Ho Seok dan Park Jimin selaku Member BANGTAN menahannya.

  “Kang Eun Mi!! Sunbae-nim! lepaskan aku!”

  Teriak Starla, entah apa yang akan BANGTAN lakukan lagi terhadap Eun Mi, kini Eun Mi terlihat berdiri di tengah-tengah lapangan yang jauh dari area sekolah itu dengan di kelilingi seluruh siswa siswi Kelas 2 dan 3 disana.

  “Apa-apaan ini? apa ini rencana kalian semua?!”

  Tanya Starla menatap Jimin dan Ho Seok.

  “Eun Mi! cepat kembalilah! aku akan belikan mu tas baru yang lebih bagus! tidak usah ladeni mereka!”
“Diam Kau!”

  Bentak Jimin pada Starla seketika Starla pun membuang muka dari Jimin, lalu terlihat Kim Soo Yi pun datang bersama beberapa siswa dan siswi dari kelas 1.

  “Kami tidak terlambat kan?!”

  Teriak Soo Yi dari kejauhan.
Aku pun menoleh ke sekelilingku, semuanya ada disini, hampir 95% seluruh siswa siswi di sekolah ku tengah berkumpul mengerumuni ku, bahkan Jung Kook pun juga ada bersama Lee Hye Ra melihat aku yang berdiri layaknya orang bodoh di tengah-tengah mereka.

  “Ini Taehyung!”

  Ujar seorang pria yang tadi menabrakku dari belakang dan mengambil Tas-ku, ia terlihat puas dan langsung melemparkan tas gendongku pada Taehyung yang tepat berdiri di hadapanku.

  “Cukup mudah untuk memancingmu berdiri di hadapanku, aku fikir harus selalu menggunakan Jung Kook agar mampu membawamu kemari.”

  Ucap Taehyung tersenyum sinis padaku, aku terus menatapnya dengan nafas terengah-engah.

  “Kembalikan Tas-ku!”

  Ucapku dengan tangan yang terulur, Taehyung tersenyum dan segera menyodokan tas milikku itu.

  “Sini Ambillah!”

  Ucapnya, aku pun terus menatap Taehyung dengan kesal.

  “Ayo cepat kemarilah! sini, cepat ambil, kau menginginkan tas jelekmu ini kembali bukan? ayo sini!”
“Hahaha Sudahlah berikan saja Taehyung!”

  Timpah Min Yoon Gi.
Aku pun perlahan melangkahkan kaki ku untuk segera meraih tas gendong ku kembali, namun baru beberapa langkah ku ambil tiba-tiba kaki kananku merasakan menginjak sesuatu.

  “Iiiiwwwhhhh…”

  Ucap Kim Soo Yi sangat keras diikuti murid lainnya setelah Eun Mi menginjak sesuatu yang menjijikan disana.

  “Kenapa bisa ada kotoran disana?”

  Tanya Starla sangat terkejut.

  “Uh.. Apa kau yang membuang kotoran anjing milikku itu disana Taehyung?”

  Tanya Nam Joon selaku Leader BANGTAN.
Aku pun terus menatap Taehyung dengan nafas yang semakin terasa sesak, Taehyung tersenyum menatapku.

  “Tidak Hyung, tapi kedua tanganku ini lah yang melakukannya.”
“Ahahahahaha..”

  Ucap Taehyung langsung memancing gelak tawa dari Member BANGTAN dan murid lainnya.

  Aku pun langsung melangkah mundur untuk menghindari Kotoran Anjing yang terlanjur terinjak ini.
Sungguh benar-benar jijik dan bau ku rasakan, sangat tidak nyaman dan menyebalkan.

  “Sepertinya Kang Eun Mi kita sedang sial ya? aku jadi sedikit simpati padanya.”
“Lalu apa yang akan kau lakukan Taehyung?”

  Balas Seok Jin merespon perkataan Taehyung.
Lalu perlahan Taehyung pun mengambil langkah mendekatiku, aku terus menatap matanya dengan perasaan marah yang ku tahan.

  “A.. Ah.. aku hampir saja menginjak kotoran anjing ini. mmm sudah bukan rahasia lagi jika menebarkan garam itu di percaya bisa mengusir roh jahat juga segala bentuk kesialan bukan? kebetulan aku selalu membawa garam kemanapun.”

  Ucap Taehyung tersenyum dan mengambil 1 bungkus besar garam di tas miliknya.

  “Lalu apa yang ingin kau lakukan dengan garam itu Taehyung?!”

  Teriak Jimin tertawa.

  “Tentu saja menaburkannya pada Kang Eun Mi agar kesialan juga roh jahat menjauh darinya.”

  Ujar Taehyung lagi seraya menaburkan segenggam garam ke arah tubuhku dan kepalaku.

  “Hah… Kang Eun Mi?! Kimtae! hentikan! Kimtae!! Sunbae-nim, tolong lepaskan aku!”

  Teriak sahabatku Starla sangat terdengar. Aku terus menatap mata Taehyung semakin tajam, aku tak bergerak dan tak berbicara, aku terus mencoba menyimpan dengan baik segala sesuatu yang aku alami hari ini.
Semua murid mencaci makiku saat ini, mereka mentertawakanku juga menyorakiku yang benar-benar telah ditaburi Garam ini.

  “Oh.. Diamlah teman-teman, kini kesialan tidak akan menimpa Kang Eun Mi lagi, aku sudah menaburkan sebungkus besar garam dari ujung rambut hingga kakinya, tapi… sekarang Eun Mi kita jadi kotor ya? dan bau kotoran anjing dari kakinya sangat menyengat, uh… sepertinya aku membutuhkan air.”

  Ucap Taehyung sembari merangkul pundakku, aku pun mendangah dan terus menatap wajahnya, aku tersenyum padanya dan seketika Taehyung langsung terdiam dan menjauh dariku.

  “Kami sudah menyiapkan 1 Ember penuh dengan air sungai yang lumayan bersih, bagaimana jika..”
“Jika kita siram Kang Eun Mi? begitu?”

  Sambar Taehyung memotong perkataan Yoon Gi dan langsung mengambil Ember itu.
Taehyung pun kembali berjalan ke arah Eun Mi dengan seember penuh air kotor.

  “Kang Eun Mi? akan ku bersihkan garam itu dari tubuhmu ya?!”

  Ucap Taehyung tersenyum sinis dan langsung mengangkat ember itu seketika aku langsung menunduk dan memejamkan mataku lalu Jung Kook berlari ke hadapan Eun Mi dan memeluk Eun Mi erat seketika Byuuurrr…. Seember air kotor itu mengguyur Punggung Jungkook.
Semua orang yang menyaksikan tentu sangat terkejut karenanya.

  Deug… jantungku terhentak saat merasakan seseorang telah mendekap tubuhku dengan sangat erat.

  “Jeon Jung Kook?”

  Ucapku sangat terkejut setelah aku membuka mata, ku lihat Jung Kook berada tepat di hadapanku, tubuhnya yang cukup melebihi tinggi tubuhku sangat membantu melindungiku dari air kotor itu.

  “Hah.. Tetap tersiram juga.”

  Ujar Jung Kook tersenyum berangsur marah setelah melihat sahabatnya Kang Eun Mi menangis dengan tubuhnya yang bergetar.

  “Kau ketakutan Eun Mi?”

  Bisik Jung Kook segera melepas pelukannya dan langsung menatap Taehyung disana.
Semua orang memperhatikan Jung Kook dan Eun Mi dengan tatapan aneh.
Jung Kook langsung mengambil Tas Eun Mi yang tergeletak tak jauh dari kaki Taehyung, Taehyung pun terus menatap Jung Kook, segera Jung Kook kembali ke arah Eun Mi dengan tas ditangannya.

  “Hey…”

  Ujar Taehyung dengan menyentuh pundak Jung Kook seketika Jung Kook membalikan tubuhnya dan melayangkan Tas Eun Mi ke arah wajah Taehyung.

  “JANGAN GANGGU EUN MI LAGI!!!!”

  Teriak Jung Kook terus melayangkan Tas Eun Mi pada Wajah Taehyung hingga pipi Taehyung mengeluarkan darah.

  “Jeon Jung Kook!”

  Teriakku langsung menarik-narik Jung Kook untuk menjauh dari Taehyung.
Seketika semua Member BANGTAN berlarian hingga beberapa dari mereka mencoba menyerang Jung Kook dengan kepalan tangan mereka.

  Tentu aku langsung berjalan mencoba menghalangi Jung Kook namun Kim Seok Jin Sunbae langsung menarikku dan menahanku untuk melindungi Jung Kook, dia membawaku menjauh dari Jung Kook yang di kepung oleh para Member BANGTAN.

  “Jeon Jung Kook!!! Jangan! aku mohon! BANGTAN Sunbae!!! Keterlaluan! lepaskan aku! Jung Kook!”

  Teriakku meronta-ronta mencoba melepaskan cengkraman Seok Jin dari kedua lenganku.

  “Kenapa kalian hanya melihat saja? Tolong Jung Kook Aku mohon!”

  Teriakku lagi pada semua murid di sini, namun mereka malah berhamburan pergi dan ada yang lainnya hanya merekam saja.

  “Aku sudah muak dengan kalian berdua! kenapa kalian tidak pergi saja hah!”

  Ujar Yoon Gi segera melayangkan tinjuannya ke arah Jung Kook, Jung Kook pun tak mampu melawan ketika tangannya di tahan oleh Ho Seok juga Jimin.

  “Cepat habisi saja Yoon Gi Oppa!”

  Sambar Kim Soo Yi tersenyum.

  “Jika aku jadi kalian aku tidak akan melayangkan tinjuanku pada Jung Kook saat ini!”

  Teriak Lee Hye Ra langsung mengarahkan tatapannya pada Starla, seketika semua member BANGTAN pun menatap Starla yang tengah merekam semua tindakan Grup BANGTAN menggunakan ponselnya, tentu semua perhatian dari murid lain ikut tertuju padanya.

  “Dia benar, jika kalian menghajar Jung Kook aku pastikan kalian menyesal karena aku telah merekam semua kejadian ini, bahkan aku tak akan segan untuk melaporkan semuanya! juga kalian semua yang hanya menonton dan merekam Eun Mi hanya untuk bersenang-senang tanpa membantunya sama sekali! sangat terekam jelas wajah kalian di ponselku!”

  Tambah Starla dengan lantang.

2 Comments on 24/7=Heaven ( I’ll Protect You! ) Part-12

  1. kapan kelanjutannya di post alda?? udah pengen baca nih….

    Suka

  2. Jeon Riya VKookie // 22 Desember 2015 pukul 10:48 pm // Balas

    Semangat buat nulisnya ne chingu (y) selalu nungguin kelanjutan FF ini. mian beberapa chap telat aku bacanya 😦 Fighting!!!!!!!!!!!!

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: