HEADLINE NEWS

Kejari Kutai Kartanegara Akan Turun ke Kecamatan Tabang

LILIK S

Pikiran Nasional, Kutai Kartanegara — Terkait banyaknya informasi masyarakat, mengenai adanya dugaan tindak pidana korupsi dibeberapa pengerjaan paket proyek di Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara,     maka Kejaksaan Negeri Kutai Kartanegara berencana dalam waktu dekat akan menurunkan tim kelapangan guna mengetahui apa sesungguhnya yang telah terjadi, hal ini disampaikan Kejari Kutai Kartanegara melalui Kasi intel Lilik Setyawan,SH.MH. disela-sela perbincanganya dengan Iksanudin Ketua DPC Lidik Kutai Kartanegara di ruang kerjanya, kamis siang saat dikonfirmasi wartawan Pikiran Nasional.

Lilik Setyawan, SH.MH. menyampaikan dalam waktu dekat ini Kejari Kutai Kartanegara akan menurunkan tim ke Kecamatan Tabang dalam rangka full Data, Full Baket.

Mengenai hal ini, Ketua DPC Lidik Kutai Kartanegara merespon positif serta mendukung rencana Kejari Kutai Kartanegara sebab dalam catatan DPC Lidik Kukar ada beberpa kejanggalan dalam pelaksanaan beberapa proyek di kecamatan tabang. salah satu contoh:

Proyek pipanisasi air bersih di Sungai Jong Desa Bila Talang Kec.Tabang, APBD Kukar 2012, 2013, 2015 dari Dinas Cipta Karya Dan Tata Ruang Kutai Kartanegara disinyalir telah terjadi kerugian keuangan negara sebab ada indikasi pengerjaan proyek tahun 2012 mangkrak alias mubajir sebab dapat dilihat dengan kasat mata kalau pipa-pipa yang terpasang tidak berfungsi sejak terpasang hingga saat ini, terindikasi di kerjakan dengan kebijakan yang gegabah disinyalir tidak melalui perencanaan yang matang, sehingga menurut penilaian tokoh masyarakat setempat hasil pengerjaan proyek dinilai amburadul.

Dalam pengerjaan ketiga proyek diatas, disinyalir telah terjadi monopoli yang sangat berpotensi merugikan kerugian keuangan negara sebab bila dilihat dari ketiga perusahan pemenang lelang yang ada, diduga kuat perusahan anak atau kerabat oknum PNS Kecamatan Tabang sebab berdasarkan informasi masyarakat di Tabang kalau kebanyakan proyek di Kecamatan Tabang dimonopoli oleh oknum PNS Kecamatan Tabang berinisial AGT sedangkan hasil pengerjaanya diduga telah banyak merugikan keuangan negara, disinyalir telah memenuhi unsur sebagaimana yang telah diamanatkan didalam Pasal 2 dan Pasal 3 UU RI.No.31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto UU RI.No.20 tahun 2001 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Terkait masalah ini, masyarakat Kecamatan Tabang sangat berharap Kejari Kutai Kartanegara dapat menyeret oknum-oknum yang terbukti korupsi ke ranah hukum demi rasa keadilan, hal ini disampaikan salah seorang Tokoh Masyarakat Tabang sebut saja pak oui warga Kecamatan Tabang yang di wawancarai Wartawan saat kepergok sedang membaca Koran Pikiran Nasional di Pasar Tangga Arung.

 

(Biro kaltim).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: