HEADLINE NEWS

MASYARAKAT KECEWA KINERJA, OKNUM ANGGOTA DEWAN HANYA BISA MENYALAHKAN DINAS KESEHATAN, DINAS BINA MARGA dan SUMBER DAYA AIR

Kukar

Pikiran Nasional Kutai Kartanegara,— Masyarakat merasa kecewa dengan kinerja Oknum Anggota Dewan hanya bisa menyalahkan dinas yang lain, seolah-olah kinerjanya sudah benar selama ini masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara mengharapkan kinerja selama priode lima tahun ini masyarakat bisa ada perubahan nasip dengan janji politik, akan kesejahtraan Rakyat dengan janji sektor pertanian, nelayan, perkebunan perternakan serta sektor perikanan dan kesehatan masyarakat sangat menantikan janji politik sehingga masyarakat tidak salah memilih, apa yang diharap hanya isapan jempol belaka, ada berapa oknum hanya center bicara dimedia masa untuk menutupi kekurangan dia sendiri, sebagai salah satu contoh anggota dewan berpangkat wakil ketua, berindisial H. RD yang dikutip Koran kaltim pada hari kamis 14 Januari 2016 Edisi 2815 Tahun X dengan judul, Dewan sesalkan ada 90 ac di rs am parikesit tak berfungsi, selain persoalan kebutuhan yang mendasar. Sudah lama pelaksanaan serah terima bangunan, ternyata ada 90 unit AC tidak berfungsi sebagai pendingin ruangan rusak tak ada fungsinya, pembangunan pun Sudah retak-retak,
Seharusnya anggota dewan jangan hanya investigasi saja tapi harus ada tindakan sampai ada yang bertanggungjawab dalam hal perbuatan melawan hukum, misalnya kontraktor berani membeli AC rusak alias tidak bisa di fungsi harus ditindak tegas jangan hanya bicara dimedia harus cepat exsennya, pertama pangil kontraktor, apabila ada dugaan korupsi cepat laporan ke pihak yang berwajib, sepertinya Kejaksaan, atau Polres, Masyarakat memilih Anggota Dewan bukan untuk menyalahkan tapi Kinerjanya apa yang pernah janjikan Kepada Masyarakat harus di penuhi. Karena sudah menjadi wakil Rakyat Kutai Kartanegara, supaya bisa di pilih kembali pada pariode berikutnya, tapi kalau kita asal bicara tidak ada solusinya kemungkinan tidak lagi ada kepercayaan masyarakat, sebagai contoh persoalan seperti di komentar H. RD dimedia Koran kaltim apabila memang benar ada penemuan sikat aja, lapor aja KPA, PPTK, Pengawas serta penerima barang tidak sakit kok, papar Tulus dimedia ini ada lagi satu Anggota Dewan yang berindisial H.Slhn yang diberitakan oleh pikiran nasional Biro Kaltim edisi Pn-107 15 Januari 2016.
H. Salehudin Ketua Komisi III DPRD Kutai Kartanegara dari fraksi pohon beringin ini menyampaikan bahwa kebijakan proyek dengan pola design bil adalah kebijakan ceroboh kurang tepat ada permainan mestinya kebijakan proyek pola design bil ini bisa di laksanakan pada proyek bersifat emergency, apalagi menurut H. Salehudin Bupati tidak pernah salah itu adalah Kapala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air yang membuat kebijakkan dianggap ceroboh, saya mohon baca Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, seluruh SKPD sekukar ini hanya mengusulkan kalau memang kebijakkan ceroboh Anggota bagian Banggar jangan diketok Anggarannya Bupati sebagai Nomor satu di Kabupaten ini jangan mengeluarkan Anggaran dana dari APBD, supaya tidak ada lagi permainan jangan menyalahkan dinas apabila ada dugaan penyimpangan panggil dan lapor kepada pihak yang berwajib,(Tim)

 

Biro Kukar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: