HEADLINE NEWS

PROGRAM KONVERSI MINYAK TANAH KE GAS DIRASAKAN MASYARAKAT TELAH GAGAL

Pinal Banten

Pikiran Nasional Serang,— Bahan bakar gas kini tlah menjadi kebutuhan pokok sehari hari bagi masyarakat,baik itu masyarakat yang ada diperkotaan ataupun masyarakat yang tinggal dipelosok pedesaan,seiring telah dihapuskanya subsidi minyak tanah oleh pemerintah dan dialihkan ke gas untuk menjadi bahan bakar.
Namun seiring perjalanan masih saja masyarakat kesusahan untuk mencari bahan bakar gas seperti di Desa Mancak kecamatan Mancak Kabupaten Serang,Warga kesulitan untuk mendapatkan gas bersubsidi guna memasak,untuk mendapatkan tabung gas subsidi ukuran 3 kg saja saidah warga desa Mancak terkadang harus membeli ke kecamatan Anyer atau keCilegon untuk biaya transportasi saja bisa menghabiskan anggaran sepuluh hingga lima belas ribu jadi percuma walaupun saya beli dengan harga 16 ribu rupiah ucap saidah dengan nada kesal.
Ketika pikiran nasional memantau kelapangan ada dua pangkalan gas LPG diKecamatan mancak,satu milik sopyan di Desa Labuhan dan milik ipah di Desa Balekambang.
Menurut sopyan pemilik pangkalan di Desa Labuhan kouta pangkalan miliknya sebulan sekitar 7000 tabung hingga jika untuk memenuhi kebutuhan warga kecamatan Mancak sangat tidak mencukupi.
Lain halnya yang diungkapkan Ahmad sujai warga Desa Pasirwaru Kecamatan Mancak.
Ahmad dan warga yang lain sering menggunakan kayu bakar karena susah mencari gas walaupun ada dua pangkalan dirinya  dan warga yang lain sering tidak kebagian,maka daripada itu dirinya beserta warga yang lain berharap ditambahnya kouta gas subsidi di kecamatan Mancak atau adanya pangkalan baru.
Pinal Banten Ditempat terpisah BAMBANG SH,MH Kepala Bidang Energi DKPESDM kab Serang mengatakan pihak dinas telah mengajukan penambahan kouta sebanyak 20% untuk Kabupaten serang pada Pertamina dan kemungkinan besar kuota LPG Kabupaten serang hanya di setujui sekitar 8 juta tabung perbulan jadi menanggapi kelangkaan LPG ini beliau akan berkordinasi dengan pihak iswanamigas.
ketika disinggung tentang adanya pangkalan yang menjual lebih dari pada aturan harga eceran tertinggi(HET)Kasi Migas DKPESDM predy sagala dengan logat khas sumatranya beliau menegaskan akan menindak tegas pangkalan atau agen yang nakal dan menyalahi aturan.
Untuk Mencegah terjadinya kenakalan yang dilakukan agen atau pangkalan Predy Sagala akan selalu memantau dan mengawasi serta akan melakukan Sidak,Semoga dengan pengawasan dan sidak dari pangkalan yang berjumlah 172 tidak melakukan kenakalan
Agus Sumiarsa LSM Lidik berharap semoga pemerintah bisa mengatasi kelangkaan lpg agar masyarakat tidak menilai gagal program konversi minyak ke gas yang telah lama dijalankan pemerintah (AS)

 

Biro Banten

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: