HEADLINE NEWS

Oknum Pengurus Koperasi di Kutai Barat Kebal Hukum, Diduga Korupsi Rp. 92 M. Lebih

pinalPikiran Nasional, Kaltim,— Warga kampung Resak Kecamatan Bongan merasa tertipu karena nama mereka di jual oleh oknum pengurus Koperasi Mitra Sawit Bongan Raya (KMSBR), yang beralamat di Kampung Jambuk Kecamatan Bongan Kabupaten Kutai Barat – Kalimantan Timur

Demi mendapatkan keuntungan pribadi sebab sekitar 200 orang warga namanya dijual untuk membuat sertifikat tanah, yang terdiri dari 400 hektar tanah kemudian diterbitkan dua ratus exsempelar sertifikat oleh Badan Pertanahaan Negara (BPN), Kutai Barat dengan dalih untuk Kebun Plasma Rakyat Kampung Resak Kecamatan Bongan Kabupaten Kutai Barat, namun faktanya tidak ada satu pohon pun kelapa sawit yang ditanam didalam lokasi yang telah dijanjikan, yang ada hanyalah semak belukar alias lahan kosong,

Terbongkarnya kasus pencatutan nama warga ini atau pemalsuan Dokumen ini berawal dari seorang warga berinisial DG mendapatkan Bukti Penagihan Pajak dari Dinas Perpajakan, dengan Nama wajib Pajak berinisial DG, merasa kaget, saudara DG kemudian langsung menelusuri data-data lain, akhirnya mendapatkan bukti Copy Pembayaran Pajak atasnama dirinya serta Copy-copy Dokumen lainya seperti: Copy AKTA NOTARIS, Copy SERTIPIKAT TANAH, Copy KWITANSI PEMBAYARAN PAJAK, TITIK KORDINAT, Satu Pcs PLEASDISK, JPS ALAT UKUR LOKASI LAHAN, Copy BUKTI PENERIMAAN DARI BANK CIMB Cabang Balik Papan.

Merasa ada indikasi perbuatan melawan hukum akhirnya saudara DG melapor ke Mabes POLRI dibagian RESKRIM Mabes Polri di Jakarta, dengan maksud tujuan agar pihak terduga diadili sesuai hukum yang belaku di Indonesia,

Pihak MABES POLRI melimpahkan penanganan laporan ini ke KAPOLDA Kaltim untuk menindaklanjuti dengan Surat Perintah Penyidikkan NOMOR : SP Lidik/181/x/2014 Tanggal 8 Oktober 2014, penanggungjawab penyelidikkan Subdit 1 Kamneg DITRESKRIMUM POLDA Kaltim, Namun sampai saat ini terduga belum juga diadili, adapun nama-nama oknum yang diduga korupsi atau diduga melawan hukum sesuai Data: (1). H. Karmo.lahir di Jambukpadatanggal 24-03-1953, pekerjaan swasta Nomor KTP.6407122403530001, (2). M. Nasir. Lahir Muara Siram pada tanggal 27-04-1973 pekerjaan swasta Nomor KTP.640712270473000, (3).SYAHRIL. Lahir Penawai pada tanggal 01-06-1984 pekerjaan swasta Nomor KTP.6407120106840001 Alamat RT. 002 Penawai Kutai Barat.(4). EDY JUSANA. Lahir Resak pada tanggal 05-12-1970 pekerjaan swasta Alamat RT. 002 Kelurahan Resak Nomor KTP. 6407120512700001. Serta (5). H. ARDIN. Lahir Muara Kedang pada tanggal 15-12-1970 pekerjaan swasta Nomor KTP.6407121512700001 RT.006 Kelurahan Muara Kedang Kabupaten Kutai Barat.

Menurut informasi dari saudara DG Nama-nama oknum diatas adalah sebagai Pengurus Koperasi dengan jabatan sebagai Ketua, Wakil Ketua, Serkretaris, Bendahara dan Wakil Bendahara di Koperasi MITRA SAWIT MITRA BONGAN RAYA (KMSMBR) serta bertindak secara bersama-sama mewakili Badan Pengurus.
Saudara DG menambahkan , bahwa Kelima orang oknum yang terduga diatas, yang telah berhasil membobol Dana dari BANK CIMB sebeara Rp. 92.527.554.827.00 Balik Papan serta telah berhasil menjual nama masyarakat demi mendapatkan Dokumen-Dokumen Palsu demi keuntungan peribadi sempat Mengaku Tidak Bakal Terjerat Hukum Karena Kami Banyak Uang dan kamipun siap menghadapi siapapun yang lapor sebab hukum di Indonesia tidak mempan. bahkan saudara DG mengatakan inilah study kasus untuk mengguji penyidik negara, apabila Penyidik Negara yang ada ini bisa angkat kasus ini sampai ke hadapan hukum dan sampai di vonis bersalah maka saudara DG akan memberikan ACUNGAN JEMPOL kepada penyidik sebagai penghargaan ucapan terima kasih, tutur saudara DG.

Saat wartawan pikiran nasional berusaha konfirmasi kepada Bapak Yokubus sebagai pihak diduga penerbit surat sertifikat yang tertera di kwintansi wajib pajak, dihubungi melalui via hp 0821547834xx, tidak mau diangkat HP, hanya menulis di pesan singkat dengan bahasa, Saya Bukan Pegawai dari BPN dan saya tidak tau masalah Koperasi Sawit Mitra Bongan Raya, kemudian wartawan menghubungi Ketua Koperasi Sawit Mitra Bongan Raya atasnama H.Karno nomor Hp. 082149591704, tidak bisa dihubungi karena tidak aktif, setelah itu menghubungi Bapak EDY JUSANA via Hp. 085250818955 sebagai Bandahara tidak bisa dihubungi, menyikapi permasalahan ini LSM Lidik merasa terpanggil untuk melaporkan kasus ini ke Penegak Hukum demi tegaknya Wibawa Hukum serta tegaknya Supremasi Hukum.

Bersambung edisi berikutnya,,,, (pgs-tim).

 

Biro Klatim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: