HEADLINE NEWS

Pansus I DPRD Kukar Lakukan Studi Kompratif Pansus ke Badan Ketahanan Pangan Pemkot Bandung


perda ketahanan pangan ini nantinya bisa melindungi dan bisa mempertahankan lahan pertanian yang ada di kukar (Foto: murdian )


Pansus I lakukan pendalaman subsansi Raperda Ketahanan Pangan (Foto: murdian )

Anggota DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara yang tergabung dalam Pansus I melakukan Studi Kompratif pendalaman subsansi Raperda Ketahanan Pangan terkait dengan pengalaman Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berhasi dalam mewujudkan ketahanan pangan bagi segenap masyarakat serta mengetahui lebih dalam terkait inpleementasi Perda Kemandirian pangan Provinsi Jawa Barat, Selasa 15/3/2016.

Pansus I dipimpin langsung wakil ketua pansus Buherah,SH, di damping Wakil Ketua DPRD Kukar Guntur,S,Sos, M.Si dikuti para anggota pansus diantaranya Jumarin Thripada, Hamdan, H. Ahmad Zulfiansyah, Dayang Marisa, Ahmad Zais, Burhanuddin, Suyono, Siswo Cahyono , M Andi Faisal dan didampingi SKPD Terkait , tenaga ahli dan bebrapa Staf Sekretariat DPRD Kukar.


Rombongan diterima langsung Ir H. Uung Gumilar,MM selaku Kepala Bidang Kelembaggaan dan Infrastrukt (Foto: murdian )

Rombongan diterima langsung Ir H. Uung Gumilar,MM selaku Kepala Bidang Kelembaggaan dan Infrastruktur Badan Ketahanan Pangan Daerah Provinsi Jawa Barat

Buherah mengatakan kunjungan studi kompratif Pansus I ke ketahanan pangan Jawa Barat, salah satunya ingin melakukan silaturrahmi sekaligus ingin memperkaya ilmu dan belajar arah dan strategi penguatan masalah ketahanan pangan, dimana Pemerintah Daerah Kota Bandung, Jawa Barat sudah berhasil dan maju tentang kemandirian pangan dan sebagai daerah penyangga Ibu Kota yang berperan sebagai pemasok pangan utama DKI Jakarta.

Sebelum Raperda ini kita tetapkan menjadi sebuah Perda, pansus I ingin menggali informasi khususnya masalah Perda nomor 4 Tahun 2012 tentang kemandirian pangan Daerah, disana bagai mana kita meningkatkan suatu produksi pangan secara mandiri dan meningkatkan ketahanan pangan masyarakat .


Buherah,SH selaku wakil ketua pansus I (Foto: murdian)

Dengan lahirnya perda ketahanan pangan ini nantinya bisa melindungi dan bisa mempertahankan lahan pertanian yang ada di kukar ini salah satunya dengan cara pemberian Isentif bagi petani seperti menaikan harga jual pertanian, dan memberikan isentif untuk peningkatan produksi berupa memberikan alat-alat pertanian seperti hentraktor atau jenis peralatan lainya. Pintanya

Kita juga berharap didalam perda ini nanti ada peran pihak pelaku usaha lainya seperti peran pihak perusahan swasta untuk bisa memberikan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa menambah wawasan dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan, dan bantuan lainnya agar petani kita kelak bisa berhasil dan mandiri .

Mengingat masalah ketahanan pangan bagi masarakat ini sangat penting dan harus kita lakukan, mengingat Intensitas Pembangunan Sektor Non Pertanian sangat tinggi, Rata-rata kepemilikan Lahan Pertanian banyak yang beralih fungsi akhirnya pertanian semakin sempit terkikis dengan banyaknya lahan pertambangan batubara dan lahan perkebunan sawit, “Kita ingin melakukan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan kalau tidak dari sekarang ketahanan pangan di kukar akan rapuh”. Ungkap Buherah (mur)

 

Biro Kaltim

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: