HEADLINE NEWS

WARGA DAYAK KALTIM BERDUKA

pinal news-1

Pikiran Nasional KALTIM, 22,mei,2016  tepatnya pukul 03 wita dinihari, masyarakat Kalimantan Timur, wargaDayak Kenyah khususnya, berduka cita atas kehilangan seorang Tokoh petinggi adat Dayak Kenyah Mendiang Almarhum Bapak/Amei Pejalung Njuk, genap di usia 84 tahun beliau tutup usia, menghembuskan nafas terakhir di RS.Umum Kota Sanggata Kab. Kutai Timur. Beliau meninggalkan lima anak, yakni tiga orang Putra dan dua orang Putri, anak Pertama Lilian Jalung, Kemudian anak ke dua Camelia Uyang Jalung, anak ke tiga Lim Jalung, anak ke empat Ule Jalung dan anak ke lima Yusuf Jalung beserta beberap orang cucu serta cicit.

pinal news-2Jenazah beliau di kebumikan di tempat pemakaman Taman Budaya Pampang Samarinda, atas permintaan Keluarga  dan seluruh warga dayak kenyah, sebagai penghargaan terakhir yang di berikan kepada mendiang Almarhum Bapak/Amai Pejalung Njuk. Atas Jasa-jasa serta perjuangan  Beliau semasa hidupnya. Segenap Tokoh Petinggi Suku-suku Dayak Kaltim dan Dayak Kalteng turut hadir, beserta segenap  warga Dayak Kenyah dalam upacara pelepasan jenazah, di rumah duka Lamin Adat Dayak Kenyah di Taman Budaya Pampang Samarinda. Dalam pelaksanaan upacara pelepasan terakhir mendiang almarhum di isi oleh beberapa rangkaian acara, yang di awali oleh pidato Tokoh-tokoh Adat Dayak, selaku rekan dan sahabat mendiang almarhum selaku pembicara, dengan penyampaian pesan dan kesan dari beliau semasa hidupnya, adapun kesan yang sangat membekas di hati para sahabat- sahabat beliau ketika semasa hidupnya, berjuang melawan tentara di raja malaysia pada era 40 -50an, beliau di angkat selaku panglima Perang, karena sesuai dengan karakter dan jiwa kepemimpinan beliau serta semangat perjuangan beliau ketika pada masa itu, dan beliau lebih di kenal sebagai Tokoh yang pemberani dan gigih memperjuangkan kebenaran pada prinsipnya. Juga beliau sangat di kenal baik di dalam lingkungan keluarga atau di kalangan masyarakat pada umumnya. Adapun diantara pesan yang di sampaikan, tidak lupa pula sebelum sepeninggalnya Beliau, sempat berpesan kepada Anak-anaknya serta cucunya bahwa Beliau sangat mengharapkan seluruh Anak-anak beserta keluarganya, agar hidup rukun damai dengan penuh kasih damai dengan sejahtera, dan jangan lupa tetap terus memperjuangkan kebenaran dan menegakkan keadilan yang sejujur-jujurnya. Masih ada banyak pesan serta kesan, baik dari kalangan keluarga serta masyarakat yang sangat mengenal dekat pada Beliau, yang begitu berkesan dan membekas atas prilaku baik beliau semasa hidupnya. Sehingga kalangan masyarakat ataupun para Tokoh, merasa sangat kehilangan sosok seorang pemimpin yang bijak dalam mengambil sikap dan keputusan, baik secara adat ataupun bermusyawarah dengan masyarakat umum.  Dan juga selaku bapak yang selalu memberi pesan serta bimbingan, ke arah yang baik tentang indahnya kehidupan yang rukun dan damai sejahtera, hidup berdampingan sesama masyarakat atau suku manapun yang ada di bumi etam kalimantan dan indonesia pada umumnya. Kemudian acara selanjutnya di tutup dengan Doa yang di peruntukkan kepada mendiang Almarhum serta keluarga yang di tinggalkan. Pelaksanaan doa berjalan khidmat dan haru. Yang di pimpin oleh seorang Pastor. Kami segenap keluarga besar media Pikiran Nasional (Pinal), mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas kepergian Amai Pejalung Njuk dalam peristirahatan panjangnya yang damai di alam sana.

 

Profil beliau semasa hidupnya:

  • Lahir di apokayan pada tanggal 01-01-1932
  • Selaku pejuang Panglima sukarelawan perang melawan tentara diraja Malaysia (ganyang malaysia)
  • Th 1980-1985 sebagai kepala Dusun Long Puh
  • Th 1985-1990-2008 sebagai Kepala Desa Mekar Baru (Kutim)
  • Th 2008-sampai tutup usia selaku Penasehat Dewan Adat Persekutuan Dayak Kalimantan Timur (PDKT)

 

 

 

Sumber berita dari liputan Tim wartawan Media PN (Pikiran Nasional)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: