HEADLINE NEWS

Sekda Kukar Ir. H. Marli, M.Si Diduga Korupsi Dana DBH-DR dan Kegiatan “RHL”

pinal news
Pikiran Nasional, Tenggarong 30-09-2016,—Ir. H. Marli, M.Si. Selaku Sekda Kukar diduga Korupsi Dana Bagi Hasil Dana Reboisasi (DBH-DR). selama menjabat Kadisbunhut Kukar.
“Iksanudin Ketua Dpc Lsm Lidik menyampaikan pada Redaksi Pikiran Nasional” bahwa Ir. H. Marli, M.Si. Sekda Kabupten Kukar diduga Korupsi Dana DBH-DR selama menjabat Kadisbunhut Kukar karena  penggunaan DBH-DR dan kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan “RHL” diragukan kebenaranya.
Berikut Indikasi :
1. Dana DBH-DR tidak jelas dibelanjakan untuk apa, dan dimana……???
2. Dinas Perkebunan tahun 2015 mencatat laporan penerimaan DBH-DR hanya sebesar Rp.3.689.595.000.   padahal di Kas Daerah tercatat sebesar Rp. 5.863.919.262. Selisih (Rp.2.174.324.262).
3. Laporan realisasi peneriman keuangan DBH-DR Dinas Perkebunan dari tahun 2004 s/d 2015  tidak dicatat sebesar Rp.5.693.316.248,00.  padahal bila mengacu data dari Kas Daerah tercatat sebesar 105.701.571.466., sedangkan di Kas Dinas Perkebunan hanya mencatat sebesar Rp. 100.008.255.218.
Karena ada indikasi telah terjadi :
1.Perbuatan melawan hukum.
2. Kerugian Negara.
3. Dokumen Palsu.
pinal newsDpc Lsm Lidik Kukar mengklarifikasi pada Ir. H. Marli, M.Si. Selaku Plt.Sekda Kukar dengan surat Nomor: 049-A1/DPC-LIDIK KUKAR/VIII/2016.
Surat klarifikasi dari Dpc Lidik Kukar ditanggapi dengan surat nomor : 600-126/Bang.II
Tertanggal 13 September 2016 yang ditanda tangani oleh Ir. H. Marli, M.Si. selaku Plt.Sekda.
Isi surat tanggapan, “menggambarkan” bahwa penggunaan DBH-DR Secara keseluruhan sudah dianggap benar serta sesuai aturan.
Menyikapi surat tanggapan dari Ir. H. Marli, M.Si. selaku Plt.Sekda kukar,  tanggapan itu sah-sah saja, namanya juga hak jawab tinggal penegak hukum dan masyarakat yang menilai “kata Iksanudin”
Informasi ini disampaikan oleh Iksanudin Ketua Dpc Lsm Lidik ke redaksi pikiran nasional usai mendapatkan ancaman dari oknum yang berinisial “ANT ” yang mengendari mobil warna hitam dengan Nopol  KT.1743.ZE.
Ancaman disampaikan terkait pemberitaan tentang dugaan korupsi Bupati Kukar yang telah terbit sebelumnya. dikutip dari pekataan”ANT”.
ANT menegaskan “sembari menepuk meja”
pinal newsbahwa Dpc Lidik Kukar tidak boleh lagi mengirim informasi kepada media mengenai dugaan korupsi Rita Widyasari Bupati Kukar atau lanjutan berita yang telah terbit dipikiran nasional.
“Inti ancaman”
kalau berita lanjutan  dugaan korupsi bupati Kukar kembali diterbitkan maka akan berhadapan dengannya, “ANT ” mengaku dirinya diperintah bosnya yang  berinisil “AYB”  sebagai “Penguasa Kukar” sekitar jam 10:15 WITA, tgl 25 -09-2015  di Kedai Kopi Aceh Kota Tenggarong.
Menyikapi masalah ini Iksanudin Ketua Dpc Lidik Kukar, tidak mau ambil pusing karena dugaan yang disampaikan bukanlah fitnah melainkan karena adanya data dan kecurigaan serta segala urusan telah diserahkan pada Tim dan Pimpinan kalau sudah saatnya Mati, ya Mati “kata Iksanudin” mengakhiri penyampianya.
Terkait informasi ini, Redaksi Pikiran Nasional berusaha konfirmasi pada Dafip Haryanto Kabaghumas pemkab Kukar melalui tlp 0811584xxx namun tidak tersambung.
( Biro Kukar )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: