HEADLINE NEWS

Masyarakat Heboh ‘Bor Tukang’ Direktur RSUD. Am.Parikesit Tenggarong anggap tak masalah

pinal

Kukar PinalNews– Di awal bulan oktober 2016 ini Masyarakat di kejutkan dengan temuan Forum Peduli Kesehatan masyarakat Kutai Kartanegara (FPKMK), dengan berorasi di depan gedung Dewan perwkilan Rakyat (DPRD) kukar, sambil membagikan selebaran dan membentangkan spanduk bergambar prosesi operasi  pasien bedah tulang dengan menggunakan ‘bor tukang’.Demo yang di lakukan pada Kamis (6/10) lalu merupakan kali kedua FPKMK lakukan, yang pertama pada sekitar bulan September 2016 di Kantor Gubernur kaltim dan di terima langsung oleh Asisten II Pemprov. Kaltim.

pinalSebagaimana yang di ungkapkan oleh Sekretaris  FPKMKYunus RM,ST. “Rumah sakit plat merah ini ternyata melakukan operasi pasien bedah tulang dengan menggunakan bor tukang,  kejadian ini bahkan telah di lakukan  sejak Tahun 2014 hingga pertengahan 2016 ini.telah  ada sekitar 600 orang pasien lebih yang telah menjadi korban.” ujarnya.  dilanjutkanya,   “ bahwa ini adalah masalah kemanusiaan,  DPRD Kukar sebagai wakil rakyat harus memanggil dan meminta pertanggung jawabandirektur Rumah sakit Umum Am. Parikesit Tenggarong dr. Martina Yulianti tegasnya pada media Pinal baru-baru ini.

Hal senada juga di katakan oleh Zainuddin Appuy, ketua FPKMK “ jika pihak Rumah sakit Am. Parikesit Tenggarong mempergunakan alat medis yang bukan peruntukannya  pada manusia,  maka kejadian ini mengarah pada mallpraktik dan merugikan pasien“. ujarnya.  Ia juga mempertanyakan Dasar kebijakan sang Direktur dr. Martina Yulianti ini, mengingat Bor tukang tidak memiliki standar alat medis, memiliki arus kuat(AC), RPM besar, tidak bisa steril dan yang lebih berbahaya adalah karbon hasil pembakaran akan menyebabkan infeksi pada pasien.

pinalMasih di katakan Zainuddin, pihaknya masih berharap agar apa yang di ucapkan oleh para wakil rakyat khususnya Komisi IV DPRD kab. Kutai Kartanegara  beberapa waktu lalu, diantaranya akan segera  membahas secara kelembagaan dengan pengambil kebijakan,  bisa segera di realisasikan, mengingat permasalahan ini menyangkut nyawa manusia dengan jumlah yang tidak sedikit. selain itu FPKMK juga akan segera melaporkan masalah ini ke penegak Hukum Polda Kaltim karena ada indikasi tindak pidana di dalamnya.” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah terkait temuan FPKMK kukar yang mempermasalahkan penggunaan Bor Tukang, Direktur Utama RSUD AM Parikesit, dr Martina Yulianti  menganggap apa yang di lakukan pihaknya  tidak masalah “ karena ada surat dari Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi (PABOI )kaltim,  yang mengatakan  penggunaan itu (bor tukang.red) tak masalah”,  dan kami tidak perlu ada rekomendasi untuk itu (menggunakan bor tukang.red). kami akan terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik, tetap berusaha, kalaupun ada macam-macam pendapat dari masyarakat kami jadikan acuan untuk perbaikan” ujarnya mengakhiri pembicaraan via telephone seluler pada Sabtu,(29/10) kemarin.(dad/Red)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: