HEADLINE NEWS

Kapolres Silaturahmi Keluarga Korban Penyanderaan kelompok Abu Sayyaf

pikiran nasional

PINAL NEWS Keluarga Korban Penyanderaan Abu Sayyaf di Kabupaten Kepulauan Selayar hingga saat ini masih terus berharap kabar kepastian tentang kondisi Sudarling dan Hamdan yang diinformasikan telah disandera kolompok separatis Abu Sayyaf di Filipina. Hal tersebut diungkapkan Ibu Jayanti dan Bapak Salim , orang tua dari Sudarlin dan Hamdan, dihadapan Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Eddy Suryantha Tarigan, S.I.K, saat bersilaturahmi dengan Keluarga Korban, hari Senin tanggal 23 Januari 2016 jam 09.10 wita di Jalan Aroepala Lr. 3 Kec. Benteng Kab. Kepulauan Selayar . Silaturahmi tersebut dilakukan Kapolres Kepulauan Selayar bersama Wakapolres, Kabag Ops, Kabag Sumda, Kapolsek Pasimarannu dan Kapolsek Benteng Per. JAYANTI dijemput oleh Kapolsek Pasimarannu AKP. Kaharuddin dari rumahnya di Dusun One Malangke Desa Bonea Kec. Pasimarannu Selaya, sedangkan SALIM di jemput di Desa Tana Malala Kec. Pasimasunggu Kab. Kepulauan Selayar.

pikiran nasionalUpaya membawa Keluarga Korban dilakukan dengan bekerjasama Pemerintah setempat dengan maksud untuk dibawa ke kota Benteng agar mereka lebih mudah mendapatkan Akses informasi . Dihadapan Keluarga Korban Kapolres Eddy Suryantha Tarigan, S.IK berjanji akan melakukan koordinasi optimal dengan Konsulat Jenderal Indonesia dan akses informasi lainnya untuk mengetahui upaya penyelamatan Korban Penyanderaan. ” Informasi terakhir yang kami terima bahwa saat ini Pemerintah Republik Indonesia telah menugaskan Satgas Perlindungan WNI Konsulat Jendral RI Kota Kinabau, Konsulat Jenderal RI Davao City Filipina, dan Direktorat Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri RI, kita tentunya berharap dalam waktu dekat sudah ada Kabar”. Ungkap Eddy. Lebih lanjut Kapolres menjelaskan bahwa hingga saat ini Total Sandera WNI yang dilaporkan diculik kelompok Separatis Abu Sayyaf di Zulu Filipina sebanyak 7 Orang te rmasuk 3 Orang terakhir, yang merupakan warga Selayar dan Bontobahari Bulukumba. Bahkan 1 Orang WNI yang diculik pada Desember 2016, sudah dinyatakan hilang. Sementara ketua dpw lsm lsm lidik sulsel imran hasan berharaf agar pemkab selayar terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat dan kedubes filipina supaya keluarga korban yg ada di selayar ada kepastian,sy juga berharaf pemkab selayar memfasilitasi keluarga korban untuk berkomunikasi langsung dengan pemerintah pusat utamanya menlu atau pak presiden jokowi langsung Saat ini saya sangat mengapresiasi pihak polres selayar atas usahanya mendatangkan keluarga korban ke daratan ,katanya Imran/as

Biro Sulsel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: