HEADLINE NEWS

PENGACARA REKLAMASI TELUK JAKARTA AKAN TINJAU REKLAMASI TANJUNG UNGGAT

received_1791329044516926

Pengcara Reklamasi Teluk Jakarta Rencana Akan Meninjau Reklamasi Tanjung Unggat dalam waktu dekat ini sekaligus mengisi Kegiatan Diskusi Publik “Reklamasi Tanjung Unggat Untuk Siapa” dengan Pembicara dari Pengacara Reklamasi Teluk Jakarta Tigor Hutapea, SH dan Ahmad Marthin Hadiwinata, SH,
Pembela Nelayan Tradisonal Pesisir Teluk Jakarta beberapa waktu yang lalu telah berhasil menjungkalkan sebuah Reklmasi Raksasa yang bernilasi 600 Trilyun dengan memenangkan Gugatan di PTUN Jakarta yang pada akhirnya Reklamasi itu tidak dapat dilanjutkan.
Turunnya Pengacara Reklamasi Teluk Jakarat ke Tanjungpinang dengan agenda yang Meninjau Areal Penimbunan/Reklamasi dan Areal yg akan direklamasi , Mengisi Diskusi Publik Tentang Reklamasi Tanjung Unggat Untuk Siapa dan Rapat Bersama Nelayan Tradisonal Tanjung Unggat.
Beberapa Kegiatan bertujuan dari kegiatan Meninjau Areal untuk menyaksikan secara langsung Rencana Reklamasi seluas 32,2 Ha, Pembabatan Mangrove dan Penimbunan yg sudah dilakukan oleh pengusaha dengan ijin 2003 dan 2008 sekaligus mengunjungi kampung Nelayan Tanjung Unggat
untuk memberikan dukungan penuh kepada Nelayan yang sedang berjuang mempertahankan ruang hidup sebagai zona tangkap, yg selama ini areal itu telah dimanfaatkan selama berpuluh tahun mencari nafkah dan telah menghasilkan sembako yang berkelanjutan,
selanjutnya akan berdisikusi dengan Nelayan Tradisonal Tanjung unggat untuk menentukan langkah-langkah dan strategi Advokasi yg akan dilakukan bersama Nelayan Tradisonal.
Disisi lain Kegiatan Diskusi Publik untuk mendiskusikan agar reklamasi Mewujudkan Keadilan Pengeloaan Wilayah Pesisir dengan memperhatikan Hak-Hak Nelayan Tradisional Terhadap Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil sesuai dengan Undang-Undang No. 1 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 Tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil.
Kegiatan diatas sebagai tindaklanjut dari Perjuangan Nelayan Tradisional Tanjung Unggat menyuarkan permasalahan ke DPRD Kota Tanjungpinang pada 04 Februari 2017 Tentang Terusiknya Ruang Hidup sebagai Zona Tangkap Nelayan Tradisonal Tanjung Unggat dengan adanya kegiatan Pembabatan Mangrove dan Penimbunan pesisir serta Rencana Reklamasi besar besaran seluas 32,2 Ha di Kelurahan Tanjung Unggat.
Harapan kepada Masyarakat Kota Tanjungpinang lintas Tokoh, para akdemisi, kaum-kaum intelektual serta Organisasi Kemasyarakatan atau Lsm bisa memberikan dukungan penuh kepada kegiataan yang bertujuan murni menuntut keadilan atas Hak-Hak Nelayan Tradisonal Tanjung Unggat dalam Penyelamatan Wilayah Pesisir Tanjung Unggat, dan bisa hadir menjadi peserta acara diskusi publik.
Indra Jaya

 

Biro Kepri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: