HEADLINE NEWS

DITEBAS TAK MEMPAN AKHIRNYA DIA BALIK MEMBUNUH

18553169_1863608147210586_1611633115_o

PINAL BULUKUMBA. Baru dua bulan kasus pembunuhan di dusun mannyaha desa kambuno, kini kembali di gegerkan dengan kasus pembunuhan dengan korban atas nama ANDI PATTA bin NGANRO 55 tahun warga dusun mannyaha harus meregang nyawa ditangan ANWAR 36 yang merupakan kemenakan korban sendiri. Hanya karena persoalan sepele perbatasan tanah kebun. Korban yg keseharian berkebun disekitar rumahnya bertemu dengan pelaku di kebun

18519260_1863607763877291_1160356979_o

Pelaku ANWAR memakai baju putih garis merah didampingi penyidik polsek Bulukumpa.

Pelaku menghindar karena pelaku yang merupakan pamamnya juga membawa parang dan sebilah badik dipinggangnya.” Dia mengikuti terus saya pak dan dia yang duluan menebas leher saya dengan parang. Tapi tuhan masih melindungi saya dan saya tidak mengalami luka. Akhirnya saya menebas pakai parang dan membabi buta sampai akhirnya tersungkur. Demikian pengakuan pelaku ANWAR kepada pinal di polsek bulukumpa.

Setelah kejadian pada pukul 16.30 sore pelaku langsung menyerahkan diri di mapolsek bulukumpa. Dan tim polsek langsung menuju TKP yang dipimpin langsung kanit resk AIPTU BAHARUDDIN dan turut hadir di tempat kejadian camat bulukumpa ASDAR ANDI BENNU yang di dampingi oleh kepala desa kambuno SYAHRULLAH SYAM Mengevakuasi korban ke puskesmas tanete untuk dilakukan visum. ” sangat disayangkan sebenarnya motifnya hanya karena persoalan perbatasan tanah akhirnya duel antara kemenakan dan paman yang mengakibatkan tewasnya sang paman ditangan kemenakan sendiri. Ujar camat bulukumpa di tengah tengah warga.

Ditempat yang sama kepala desa kambuno SYAHRULLAH menegaskan pernyataan camat bulukumpa. ” ini masalah tanah warisan dan sebenarnya tidak perlu terjadi pertumpahan darah. Apalagi dengan saling membunuh. Pelaku didepan penyidik polsek bulukumpa BRIPKA FAIZAL.S dan BRIPKA SUKRIANTO.” ini sudah pernah dipertemukan dulu antara istri saya dan paman saya dikantor desa oleh pelaksana tugas kepala desa saat itu ANDI ZAINAL SYAM.SP saya tidak tau kesepakatannya karena ini tanah adalah warisan dari mertua saya.

Saya adalah orang pendatang dari manifi sinjai dan istri saya orang kambuno. Saat ini ANWAR bin AHMAD harus meringkuk di sel tahanan polsek bulukumpa dengan barang bukti sebilah parang panjang malaysia sambil menunggu proses hukum selanjutnya. (Juhanda hasan)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: