HEADLINE NEWS

KEPERGOK SAMA WARGA, PT.REA KALTIM PLANTATIONS MEMBUANG LIMBAH CPO LANSUNG MENGALIR KE SUNGAI TANPA MELALUI PROSES PENETRALISASI

PINAL-NEWS Kukar. Limbah hasil olahan Pabrik kelapa sawit milik PT. Rea Kaltim Plantations kepergok sama Warga sekitar. Limbah yang memiliki warna hitam pekat dan berbusa ini sengaja dibuang disebuah parit oleh beberapa Truck berwarna merah kekuning-kuningan seperti yang diketahui warga pada saat itu dengan plat No Polisi KT 8398 MS. Diduga parit yang dibuat oleh perusahaan tidak mampu menampung air limbah hingga meluap dan berceceran dimana-mana bahkan langsung turun mengalir ke sungai sekitar, dan sehingga menyebabkan warna air sungai berwarna hitam kecokelatan.

Namun Sebelumnya, media sempat memanggil beberapa karyawan perusahaan untuk menyaksikan adanya  laporan Warga bahwa limbah dibuang semaunya saja tanpa proses penetralisasi. Demi memastikan laporan tersebut, karyawan yang bernama Benyamin selaku Kepala Security bersama rekannya satu orang, dan Yohanes selaku Asistent divisi 05 Satria Estate PT. Sasana Yudha Bhakti Sub PT.Rea Kaltim Plantations turut hadir menyaksikan kejadian tersebut bersama warga. Menurut keterangan Benyamin saat ditanya wartwan Pinal-News bahwa ini adalah kelalaian dari pihak tertentu yang menyebut petugas yang ditugaskan dilapangan pada saat itu. Dan mengaku ini sebuah kesalahan fatal yang pernah dilakukan pihak Perusahaan.

Senada juga dengan  keterangan yang diperoleh dari Yohanes bahwa ia mengaku ini adalah kesalahan petugas dilapangan termasuk sopir. “ini kan sudah tau tempat yang ada sudah tidak mampu lagi menampung limbah, kenapa lagi harus dibuang disini, sementara di tempat lain masih banyak. Termasuk juga petugas yang telah ditugaskan dilapangan kenapa tidak diarahkan ketempat yang belum penuh” terang Yohanes.

Demi melindungi diri dari tuduhan Yohanes, sang sopir Truck pengangkut limbah pun ikut angkat bicara “ bagaimana kami tidak buang ditempat sembarang  pak, kalau jalannya tidak pernah diperbaiki ya terpaksa kami buang sembarangan aja, bahkan langsung kesungai” Jelas sopir yang belum sempat di tanyai namanya ini.

Mendengar penjelasan sang sopir tersebut, Yohanes yang tadinya bersama warga langsung menghampiri si sopir seraya berkata “ kau ini ngomong apa, jangan katakan begitu nanti ketahuan (selanjutnya berbahasa daerah) “ kata Yohanes sedikit berbisik dan kesannya rahasia. Dan raut wajah  Yohanes pun terlihat gugup.

Menanggapi perbincangan Yohanes dengan si sopir, bahwa selama ini  limbah tersebut kerap dibuang langsung saja kesungai tanpa memikirkan dampak bagi kelangsungan hidup dan kesehatan  Warga sekitar wilayah kerjanya. Anehnya lagi, saat Wartawan mendatangi kantor PT. Sasana Yudha Bhakti Sub PT.Rea Kaltim Plantations dan langsung bertemu dengan Managernya yang kerap di sapa dengan sebutan  Pak Kholik, namun tidak ada tanggapan sama sekali malahan diarahkan ke Cental, dan sesekali mengatakan bahwa informasi yang didapatkan  dari Yohanes dan Benyamin  kejadian tersebut seakan-akan sebuah rekayasa antara si sopir dengan pihak Warga dan mengatakan gambar yang diperoleh media saat ini bukan lokasi kejadian,

Sementara pihak warga sama sekali tidak mengenal siapa sopir Truck CPO tersebut dan gambar yang ditunjukin ke perusahaan benar-benar lokasi pembuangan limbah dengan kode petak 70D, 71A, 80D dan tidak menutup kemungkinan ada lagi lokasi lain selain lokasi itu. Dan selang beberapa waktu kemudian Yohanes pun di panggil untuk mengklarifikasi informasi apa yang disampaikannya kepada Manager. Dengan nada gugup Yohanes pun mengakui bahwa gambar lokasi tersebut adalah benar adanya.

Selain itu, Warga yang mengetahui hal ini pun ikut menuding pihak Perusahaan yang selama ini telah melakukan pelanggaran terhadap Undang-undang yang berlaku, serta melakukan tindakan-tindakan yang melampaui batas ketentuanyang telah ditetapkan oleh pihak dinas terkait “ Kami selaku Warga Masyarakat sekitar merasa resah dengan adanya kegiatan perusahaan yang tidak memetuhi peraturan-peraturan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah, khususnya Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara. Kalau perlu kita undang pihak BLHD untuk meninjau kembali dampak-dampak dari Lingkungan Hidup sekitar, termasuk kajian atau studi kelayakan bagi lingkungan usahanya” Tegasnya.

Dilihat serta mempelajari kejadian ini, sangatlah fatal, dikarenakan perusahaan selama ini selalu bertindak semaunya tanpa mengikuti fungsi atau kegunaan AMDAL yang sangat menjaga rencana usaha atau juga kegiatan usaha sehingga tidak merusak lingkungan. Termasuk manfaat AMDAL bagi Masyarakat yang tergolong 3 (tiga) Point adalah:  1. Mengetahui sejak awal dampak terjadinya dari suatu kejadian, 2. Melaksanakan dan juga menjalankan Kontrol, dan 3. Terlibat pada suatu proses pemgambilan keputusan, karena mengingat tujuan dari garis besar AMDAL adalah untuk menjaga dengan adanya kemungkinan terjadinya dampak dari suatu rencana usaha juga kegiatan, serta suatu penjagaan dalam rencana usaha atau juga kegiatanagar tidak memberi suatu dampak buruk bagi lingkungan sekitar.

Sebagai media, selaku Lembaga Sosial Control sangat menyayangkan jika hal-hal seperti ini dibiarkan begitu saja oleh pihak Dinas terkait, bahwa wujud nyata dari kelalaian Perusahaan sudah dianggap fatal dimata Undang-Undang No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) karena berdasarkan Pasal 60 Jo. Pasal 104 UU PPLH. Pasal 60 UU PPLH menjelaskan Setiap orang dilarang melakukan Dumpimg limbah dan/atau bahan ke media lingkungan tanpa izin. Kemudian Pasal 104 Setiap orang yang melakukan Dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, di pidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp.3.000.000.000 (Tiga Miliar Rupiah). Mengingat amanat UU tersebut diatas, maka dalam hal ini Warga setempat akan melakukan tindakan tegas terhadap perusahaan agar pihak perusahaan ahrus bertanggung jawab sesuai kesalahannya demi menjaga timbulnya konflik horizontal antara warga dengan pihak perusahaan. Biro Kukar Mrg –PN

Bersambung…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: