HEADLINE NEWS

Heboh!!.Warga Kecamatan Tabang Kukar dijanjikan mendapatkan Harta Soekarno15 juta perbulan

21208506_474251666292068_1795883036_n

SPIN KUKAR. Warga mulai gusar dengan adanya selebaran blanko yang dibagikan ke Masyarakat secara door to door oleh kedua oknum yang mengaku bernama Suhardin dan istrinya bernama Faujiah dan mengatakan sebagai tim relawan dari M1 SURAT KUASA e-KTP Voucer M1 HUMAN OBLICATION KODE PERINTAH WHITE SPIRITUAL BOY yang konon katanya akan membagikan Uang tunai kepada siapa saja yang mengikuti serta mengisi blanko tersebut dengan syarat dan ketentuan harus menyetor uang sebesar Rp 50.000 yang sebelumnya Rp 35.000 dan Fas poto 3X4 sebanyak 4 lembar kemudian foto copy e-KTP yang bersngkutan.

Menurut informasi dari beberapa Warga yang telah mengikuti program tersebut merasa bingung dengan adanya informasi yang timbul selama ini bahwa program tersebut diduga hanya penipuan belaka dengan modus akan membagikan harta Presiden pertama Indonesia Alm Soekarno sebanyak Rp 15 Juta kepada siapa saja yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh orang-orang tersebut melalui rekening masing-masing melalui Bank BRI.

Sesuatu yang tidak masuk akal pembagian Uang tunai sebesar Rp 15 juta kapada seluruh lapisan masyarakat Indonesia perbulannya menimbulkan berbagai tanggapan dari berbagai sumber, seperti yang dikatakan salah seorang warga Ritan Baru Kecamatan Tabang Kabupaten Kutai Kartanegara yang tak mau di sebut namanya dalam media ini, “ Harta karun Alm Soekarno sampai detik ini belum terbukti keberadaannya, dan semoga sahabatku yang mengetahui masalah ini bisa sedikit memberikan pemahaman kepada Masyarakat supaya jangan sampai peristiwa yang sudah-sudah terjadi lagi ” Pungkasnya.

Senada juga di sampaikan oleh Edison bahwa dalam beberapa waktu yang lalu, beberapa warga berbondong-bondong ke Bank BRI untuk membuka Rekening karena dalam waktu dekat uang Rp 15 juta itu sebentar lagi akan dicairkan melalui rekening di Bank BRI.

Namun menurut keterangan Edison pegawai Bank BRI pun bergegas menelpon pihak Kepolisian setempat agar peristiwa ini dapat dipahami pihak Bank tidak pernah bekerjasama dengan apa yang dimaksudkan oleh orang-orang tersebut, dan kesedihan Warga tersebut disuruh pulang ke kampung.

Lain halnya dengan apa yang disampaikan Suhardin-red saat di temui selasa 30/8/17 disebuah rumah di Long Tahap Kecamatan Kembang Janggut Kukar. Dalam wawancara yang begitu singkat Suhardin menjawab beberapa pertanyaan dengan begitu gamlang “ uang yang akan dibagikan itu amanah dari Soekarno makanya Soeharto tidak bisa mengambilnya karena dia bukan pemegang amanah, kan ini langsung di PBB.

Makanya ini tok-tok, ini tok PBB tok non Block, tok Kerajaan, makanya memakai tok ini untuk mengeluarkan dana yang ada disana. Harta itu tidak bisa diambil kalau bukan pemegang amanah seperti Soeharto dulu yang bisa dikeluarkan dana revolusi.

Dulu yang gajinya Petran sekarang ini, yang gaji Petran itu bukan Negara, itu dari Swis, kalau dana yang mau dikeluarkan ini Soekarno dicari orangnya yang memegang amanah ini dia tidak tau dimana orangnya, nah sekarang ini karena orde baru sudah turun Joko Widodo langsung terbang ke PBB kalau bisa dana yang disimpan Soekarno itu di keluarkan melalui Pemerintahan.

Namun PBB tidak bisa mengeluarkan dana itu kalau bukan pemegang amanah. Bahwa amanah Bung Soekarno (Harta yang saya titipkan di Swis ini bukan untuk saya, anak saya, atau pemerintahan yang akan datang tetapi hak seluruh Rakyat Indonesia. Nah itu yang mau dicairkan sekarang ini’ Jelas Suhardin. “ Seperti Pak Kaning dulu, Dia mau cairkan Dana Kutai Kartanegara dulu yang disimpan oleh Bung Karno, tapi tidak bisa karena ada surat khusus.” Tambah Suhardin. Selepas dari pertanyaan, Suhardin mengatakan dana yang akan dicairkan ini tidak boleh dipegang oleh pemerintah, maka oleh sebab itu dilakukan pertemuan dirumah-rumah warga, dan apabila kami melakukan kesalaha atau penipuan maka kami siap dilaporkan kepihak kepolisian dan siap mempertagunggung jawabkan” Jelas Suhardin demi meyakinkan para Warga yang mendaftarkan diri sembari menunjukkan beberapa data termasuk didalamnya surat yang disampaikan kepada Bpk Kapolri Tito Karnavian di Jakarta. Namun tak sedikit yang mengklim bahwa kegiatan seperti ini adalah sebuah kegiatan yang terselubung. Biro Kukar Mrg/PN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: