HEADLINE NEWS

AMI Ketua BKAD Nagari Dicurigai Dalang Penyimpangan Spek Proyek APBN dari Provinsi Bengkulu

WhatsApp Image 2017-09-02 at 17.34.51

Suara Pembahruan. Kec. Air Nipis Bengkulu Selatan, 02/09/2017, Proyek APBN dari Kementrian Pekerjaan Umum Direktorat Jendral Cipta Karya. Satker Pengembangan Kawasan Pemukiman Provinsi Bengkulu dengan Program “PISEW”

Nama kegiatan “PENINGKATAN JALAN SENTRA PRODUKSI” nilai Kontrak Rp.600.000.000. TA. 2017 yang di laksanakan oleh BKAD atau dalam kata lain Swakelola.

WhatsApp Image 2017-09-02 at 17.34.25Dalam pelaksanaanya kegiatan ini banyak menimbulkan kecurigaan, misalnya adukan semen yang sangat sedikit dibandingkan krokos, sedangkan ketebalan di nilai ada kecurangan,,, sebab di bagian pinggir beton ketebalan 20 cm padahal di bagian tengah di curigai kurang dari 20cm. Hal ini disampaikan Pak Thomas (Warga Desa Suka negeri) yang berada disekitar kegiatan sekaligus menyaksikan proses pengerjaan.

Menurut “Thomas”, kami merasa kecewa dengan pengerjaan kegiatan ini ,,sebab proses pengerjaannya terlihat adukan semennya tidak sesuai dengan ukuran yang tepat,, karena campuran untuk satu molen krokos hanya menggunakan semen setengah zak ukuran 50 Kg, dapat diprediksi rabat beton kemungkinan tidak tahan lama sehingga kami sebagai masyarakatlah yang dirugikan. kata thomas saat di temui Tim disekitar lokasi kegiatan. 02/09/2017.

Sedangkan Ikhsanudin yang didampingi Asiun Ketua DPD ORMAS BIDIK Provinsi Bengkulu saat kroscek dilokasi kegiatan, menceritakn bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut ada indikasi tidak sesuai dengan spek, bahkan tidak sesuai dengan juklak dan Juknis, ada indikasi ketua BKAD sebagai dalang penyimpangan spek sehingga sangat berpotensi melanggar hukum maka dari itu kami akan berusaha bertemu dengan AMI selaku pelaksana dilapangan demi mendapatkan informasi yang jelas namun bila kegiatan ini ditutup-tutupi dapat saya pastikan akan saya giring ke penegak hukum demi menyelamatkan keuangan negara. “Tegas Ikhsan saat merilis informasi pada redaksi http://www.pinal-news.com dibandung”

Sedangkan AMI ketua BKAD Nagari saat dihubungi Tim Invertigasi via handphone di Nomor HP: 0823 7895 91XX. Terkesan tidak memiliki tanggungjawab sama sekali,, padahal telah mendapatkan dana oprasional sebesar Rp.10.000.000, seolah-olah tidak memahami tekhnis dilapangan dan yang lebih parah lagi “Menurut Ami” spesipikasi teknis yang dilaksanakan, telah disetujui oleh pihak DPU Cipta Karya Provinsi Bengkulu. “Ikhsanudin mengakhiri”

(Biro Bengkulu)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: