HEADLINE NEWS

Aliansi Masyarakat Anti Korups Babel kordinasi dengan Polres Pangkalpinang terkait kegiatan demo yang akan digelar

IMG-20170915-WA0080

SPIN Babel Pangkalpinang – ALIANSI MASYARAKAT ANTI KORUPSI BABEL (AMAK-BABEL), Kamis sore (14/09/17) mendatangi SPKT Polres Pangkalpinang mengantar surat pemberitahuan kegiatan demo yang akan dilakukan Amak Babel
“”aksi demo damai ini kami jadwalkan pada hari Rabu, 20 September 2017 pukul 10 WIB,s/d selesai dengan peserta di perkirakan 100 orang yang berempat di Depan Kantor Kejari Pangkalpinang. Ada tiga point penting yang akan kita angkat dalam tujuan demo ini yaitu :
pertama adalah mendesak Kejari Pangkalpinang untuk sesegera mungkin menyidangkan tersangka dalam kasus dugaan SPPD fiktif dewan kota Pangkalpinang.

IMG-20170915-WA0079Kedua adalah mendesak Kejari Pangkalpinang segera memanggil Ke 13 anggota dewan kota yang di duga terlibat dalam kasus SPPD Fiktif ini. Dan yang
terakhir adalah mendesak kejari mengundurkan diri apabila tidak sanggup mengungkapkan kasus ini”, Kata Hadi Susilo Membuka pembicaraan dengan awak media yang di dampingi oleh Al Umri Selaku Penanggung Jawab kegiatan tersebut
surat sudah di terima oleh petugas piket di SPKT Polres dilanjutkan Hadi

AL Umri dengan tegas mengatakan “aksi ini murni menyuarakan akan kebuntuan supremasi hukum ,
“ Kami sebagai masyarakat Pangkalpinang-Babel merasa sangat terpanggil untuk melakukan pengawalan terhadap proses hukum SPPD Fiktif DPRD Kota Pangkalpinang ini, baik dalam hal penyilidikan serta sampai tahap penuntutan di muka sidang pengadilan TIPIKOR Pangkalpinang.”
Al Umri melanjutkan “kita lakukan pengawalan terus sampai dimana perkembangan seperti apa penentuan ketok palu oleh hakim nantinya”,

Sementara saat di singgung apakah demo kali ini adanya dugaan unsur politik dan ada ditunggangi oleh pihak tertentu.
“ kami katakan sekali lagi dengan tegas bahwa tidak ada unsur apapun baik itu unsur politik dan kami juga tidak di tunggangi oknum siapapun , tidak di bayar siapapun, ini dari hati kami langsung yang bicara. Kami sebagai anak bangsa, tidak rela dan tidak iklas pajak kami di pungut paksa yang sebagiannya untuk membayar gaji Dewan, tapi malah sebaliknya dipergunakan tidak semestinya seperti kejadian SPPD Fiktif DPRD Kota Pangkalpinang ini”.
Lanjut Hadi Susilo
Makanya kami perjelas kembali, pemberitaan di beberapa media cetak, online, maupun elektronik baik itu lokal dan nasional tentang adanya dugaan aliran dana dalam proses penyidikan kasus SPPD Fiktif DPRD Kota ini. kami tidak mau berpolemik dan terjebak dalam sebuah dugaan karena tidak punya bukti real atau bukti yang nyata”, Lontar Hadi kepada awak media.
Yang menjadi pokok hal dalam sebuah perjalanan dinas/studi banding tersebut, apakah benar-benar di implementasikan ke masyarakat atau tidak.

“Secara logikanya begini saja, andaikan saya selaku anggota dewan dan melakukan study banding tentang tata cara pembuatan kricu,kretek alias pilus ke Yogyakarta Jawa tengah. Sementara sama-sama kita ketahui bersama bahwa Pulau Bangka umumnya sebagai daerah kepulauan ,daerah pesisir yang berlimpah ruah hasil lautnya dan sebagai pengahasil makanan yang bersumber dari laut. Artinya ngapain saya harus belajar jauh-jauh ke Yogya, kalau hanya belajar membuat kricu/kretek dll, sebab dari saya masih bayi orang Bangka sudah terkenal lihai membuat makanan kecil kretek/pilus ataupun kricu. Yang terpenting adalah azaz manfaatnya, dimana dari setiap kegiatan yang di lakukan anggota Dewan, apa saja hasil yang sudah di dapat dan program tersebut Pro-Rakyat atau tidak”,
Tambahnya lagi,
Contoh Undang-undang No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
“Apa yang sudah di lakukan DPRD kota Pangkalpinang dalam hal ini untuk membantu mencerdaskan anak bangsa.Namun sejatinya badan anggaran DPRD Kota Pangkalpinang menganggarkan lebih besar untuk dunia pendidikan. Namun kenyataan sangat memprihatikan sekali nasib para guru-guru honor, mereka yang mendidik dari TK, SD, SMP, SMA hingga kita sampai pintar dan sukses akan tapi tidak ada perhatian sama sekali dengan kondisi mereka, status mereka dan gaji mereka,hingga nasib mereka”, Tutup Hadi *Babel 007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: