HEADLINE NEWS

SESUAI INTRUKSI PPWI NASIONAL, PPWI KEPULAUAN NIAS AKAN TINDAKLANJUTI ATAS INDIKASI DAN DUGAAN KKN DI LAPAS GUNUNGSITOLI

IMG-20171231-WA0018

Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke

Gunungsitoli, SPIN – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Nasional, Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA minta PPWI Kepulauan Nias pro aktif dalam menggali informasi terkait dugaan indikasi pengerjaan asal-asalan pada proyek Paket Pengadaan Jasa Konstruksi Lanjutan Sarana dan Prasarana Gedung Lapas Kelas II B Gunungsitoli T.A 2017.

“Saya mendorong agar Pengurus PPWI kepulauan Nias untuk secara proaktif menyurati pimpinan proyek dan semua pihak terkait, mempertanyakan indikasi “kerja asal-asalan” dalam proses pembangunan sarana/prasarana tersebut. Suratnya agar ditembuskan kepada Kepala Daerah setempat, Gubernur, Kepolisian, Kejaksaan, dan instansi pengawasan pembangunan dan penggunaan anggaran negara”. Kata Wilson via jejaring sosial whatsapp kepada wartawan, (30/12).

Menurut Wilson, dalam banyak kasus ambruknya bangunan di berbagai tempat di Indonesia, penyebab utamanya adalah keteledoran manusia saat proses pembangunan. Keteledoran itu sering dijumpai dalam bentuk ketidaksesuaian antara ukuran bahan bangunan, durasi waktu pengerjaan, dan lainnya dengan standar baku yang ditetapkan dalam desain dan perencanaan bangunan tersebut.

Oleh karena itu, amat mutlak diperlukan mental jujur dan transparansi dalam pengerjaan semua proyek pembangunan, terutama yang menyangkut fasilitas publik yang menggunakan keuangan negara dalam pembangunannya. Setiap warga negara berkewajiban melakukan kontrol terhadap aktivitas pembangunan di wilayah masing-masing, Ujar Wilson.

Di kabarkan sebelumnya, Pengurus PPWI Kepulauan Nias telah melayangkan surat permohonan klarifikasi kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Proyek Paket Pengadaan Jasa Konstruksi Lanjutan Sarana dan Prasarana Gedung Lapas Kelas II B Gunungsitoli T.A 2017 yang notabene adalah Kepala Lapas.

Namun dugaan indikasi penyimpangan tersebut di tepis oleh Kalapas.

” Nanti akan kita balas pak..kita lagi mengadakan natal di dalam lapas..sampaikan saja bahwa dugaan tersebut tidak benar adanya..karna semua kegiatan sesuai dengan kontrak dan diawasi lngsung pelksanaan nya dengan pihak2 pengawas yang berwenang…terima kasih atas perhatian nya pak”. Kata Kalapas kepada pengurus PPWI Gunungsitoli via pesan singkat (sms).(30/12).

Informasi di peroleh, pada saat para pekerja melakukan pencampuran pasir, semen dan batu pecah tidak menggunakan takaran, terdapatnya kolom tiang yang tidak menggunakan tapak gajah, serta material yang bukan hasil olahan stone crusher, yang di buktikan dengan hasil rekaman video. (az).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: