HEADLINE NEWS

Khenoki Waruwu Sebut, Ada Indikasi Memeras Dan Hendak Menjatuhkan Saya

IMG-20180117-WA0035

Gunungsitoli|SPIN – Kevin Waruwu (22), yang di laporkan ke Mapolres Nias bulan Agustus lalu dengan tuduhan dugaan melakukan penganiayaan terhadap Oralit Darman Ndruru diduga pelaku percobaan pencurian di salah satu rumah warga di Jalan Sirao, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, (8/8) lalu, di ambil keterangannya.

Kevin bersama teman-temannya dimintai keterangan oleh penyidik atas laporan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama, Kemarin (16/1).

Khenoki Waruwu, orang tua dari Kevin Waruwu yang di kait-kaitkan Jabatannya sebagai pejabat teras di Kabupaten Nias Barat dalam persoalan yang di hadapi anaknya oleh sejumlah pihak, kecewa dan menduga adanya maksud dan tujuan tertentu.

“Saya menduga, dengan di bawa-bawanya jabatan saya pada persoalan ini jangan-jangan ada maksud dan tujuan tertentu dari pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan situasi, sementara pada saat kejadian saya tidak ada, harusnya jangan di campur baurkan”.

Tambahnya, ini sangat tidak etis dan mengarah ke pencemaran nama baik seorang pejabat publik, apa hubungannya jabatan saya dengan kasus yang di tuduhkan kepada anak saya, Kata Khenoki via selular kepada SPIN, Rabu (17/1).

Di kabarkan sebelumnya, peristiwa itu terjadi pada hari selasa (8/8) sekitar pukul 03.00 Wib subuh, anak saya bersama teman – temannya sedang duduk di salah satu kedai kopi di kampung baru kota gunungsitoli, tiba-tiba salah seorang dari temannya mendapat telpon dengan memberi informasi bahwa ada 3 orang yang di curigainya, 1 orang sedang memanjat pipa disamping rumah yang di jaganya di jalan sirao dan 2 orang lagi sedang menunggu dibawah, setelah mendapat informasi tersebut, akhirnya dengan rasa solideritas sesama teman akhirnya mereka yang berada di kedai itu beramai-ramai mendatangi rumah dimana si penelpon berada, termasuk anak saya.” ujar Khenoki Waruwu ayah Kevin.

Di jelaskan salah seorang saksi saat kejadian kepada wartawan, (DT) yang ikut mengejar terduga pelaku percobaan pencurian menceritakan kronologi kejadian tersebut.

“Setiba dilokasi, kami melihat ada tiga orang, dua sedang manjat pipa dan satu orang lagi dibawah memantau situasi. karna mereka melihat banyak orang berdatangan, satu orang yang memanjat di pipa lompat kebawah dan langsung lari menggunakan sepeda motor bersama kawannya yang sudah menunggu dibawah, sementara yang satunya masih diatas pipa” Ucap DT.

DT mengakui, mereka mengejar kedua terduga palaku itu karena lari, dan sesampai di Pasar Yaahowu, Oralit Darma Ndruru (terduga) menabrak kami bersama sepeda motor yang kami kendarai, lalu dihajar massa.

DT membantah bahwa Kevin dan dirinya, menganiaya Oralit Darman Ndruru.

“Tidak benar apa yang dituduhkan itu, justru saya dan kevin ikut terjatuh saat kami menghadang kedua orang itu, dan menabrak kami sehingga kami ikut terjatuh”.

Di yakini Khenoki, bahwa hal itu dilakukan oleh pihak tertentu dengan tujuan mau memeras dan menjatuhkan saya, hal ini bisa saya buktikan dengan sebuah video pengakuan seseorang, Ujarnya.(az)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: