HEADLINE NEWS

Mohon Pak Kapolres Nias, Laporan Ini Di Tindaklanjuti

IMG-20180225-WA0001

Gunungsitoli,SPIN, (24/2/2018) – Laporan dengan nomor LP/30/I/2014/NS tertanggal 22 Januari 2014 silam yang hingga saat ini belum tuntas, pelapor atas nama Tommy Lembardo memohon kepada Kapolres Nias untuk menindaklanjuti serta menuntaskan laporannya.

Tommy kepada SPIN, Sabtu (17/2) di kediamannya di Jalan Sudirman Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, yang menurutnya tanah hak miliknya telah di kuasai oleh orang lain atau dengan kata lain terjadi penyerobotan.

“Awalnya saya membeli tanah dari seseorang yang merupakan warga Desa Saewe dengan luas 1.529 M² sesuai pada surat jual beli pada tahun 1995, yang awalnya atas nama istri saya, kini telah saya balik namakan atas nama saya setelah istri saya meninggal dunia , ketika hendak ingin saya pagar batas-batas sesuai pada ukuran dalam sertifikat, saya ketahui sebagian lahan milik saya telah di kuasai oleh Abdulah Harefa (alm). Sehingga istri dari almarhum Abdullah Harefa melarang pekerja (tukang) yang hendak memagar batas-batas tersebut, sehingga pada waktu itu saya melaporkan hal tersebut ke Polres Nias dan perkara tersebut masih ditangani Polres Nias dan belum tuntas hingga kini” Ucap Tommy.

Menurut Tommy, luas tanah yang di kuasai oleh yang berbatasan tersebut berkisar 4×20 M² dan telah dipagar darurat oleh yang berbatasan, dan saat itu pernah di mediasi oleh Kantor Pertanahan Kabupaten Nias untuk menyelesaikan sengketa tersebut.

“Pada tahun 2013, Pihak Pertanahan bersama pihak kepolisian Resort Nias turun lokasi melakukan pengukuran sesuai ukuran pada sertifikat hak milik saya, dan pada waktu pengukuran itu ternyata sebagian bangunan milik Abdullah Harefa merupakan hak milik saya sesuai pada sertifikat yang ada”. Ungkap Tommy.

Terpisah, istri almarhum Abdullah Harefa yang di temui SPIN di rumahnya Jalan Yos Sudarso, Desa Saewe , Sabtu (17/2), Ina Galawe mengakui bahwa beberapa kali di panggil di kantor pengadilan dan kantor Polisi beberapa tahun lalu, dan dianya selalu memenuhi panggilan tersebut.

“Betul pak, saya sudah sering dipanggil oleh hakim dan polisi atas laporan Tommy Lembardo tersebut, namun saya selalu memberi jawaban bahwa sesuai dengan ukuran pada sertifikat yang ada sama saya, itulah batas tanah hak milik atas nama almarhum suami saya, dan persoalan saya dilapor kepolisi karena dianggap telah menyerobot tanah yang bukan hak milik saya, tentu jawabannya adalah sertifikat yang ada saya tujukan”. Kata Ina Galawe (istri alm. Abdullah Harefa).

Ina galawe juga mengakui bahwa pada saat pihak kepolisian dan kantor pertanahan melakukan pengukuran, bagian dapur rumah mereka termasuk dalam hak milik atas nama Tommy, saat itu diberi Cat merah oleh petugas kantor pertanahan.

“Waktu itu pak, dapur kami ini saat di ukur termasuk kedalam hak milik Tommy, sembari menunjuk kepada wartawan bagian yang di beri tanda cat oleh pihak pertanahan, jika saya dianggap telah mengambil yang bukan hak saya sebagai ahli waris maka saya sampaikan bahwa saya hanya perpedoman pada sertifikat yang ada” Ujarnya.

Untuk di ketahui, bahwa sertifikat hak milik pada objek tanah yang sama dengan nomor 191 terbit pada tahun 2002 sertifikat milik alm. Abdullah Harefa, sementara Sertifikat milik Tommy Lembardo diterbitkan pada tahun 1995.

Istri pemilik sertifikat tanah pertama sebelum di beli oleh Tomi, Rosmah Jawa yang di temui di rumahnya di Jalan Yos Sudarso, Gunungsitoli, sabtu (17/2) tidak berada ada ditempat, kata seorang penghuni rumahnya sedang keluar daerah.

Hingga berita ini di publikasikan, SPIN masih melakukan upaya konfirmasi serta meminta klarifikasi dari pihak kantor pertanahan kabupaten nias dan pihak Polres Nias. (az)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: