HEADLINE NEWS

Diduga Ada Penyelewengan Dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

IMG-20180227-WA0036

Kabupaten Raja Ampat RAJA AMPAT – Pada tanggal 06/02/2018 Awak Media menghubungi Kepala BLUD Kabupaten Raja Ampat melalui Via Telephone Seluler menyampaikan bahwa Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) harusnya berasal dari APBD maupun Pendapatan tetapi hampir selama 3 Tahun ini Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) dari APBD tidak ada, bahkan Dana BLUD bisa menyumbangkan PAD untuk Pemerintah Daerah.

Sejak tanggal 15 Februari 2015 Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) baru berjalan di Kabupaten Raja Ampat sehingga Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) harus dibayarkan di Tahun 2016 karena harus dikumpulkan dulu Pendapatannya, artinya di Tahun 2016 Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) Tahun Anggaran 2015 sudah dibayarkan ke 117 Kampung di Wilayah Kabupaten Raja Ampat sedangkan Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) Tahun Anggaran 2016 dan Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) Tahun Anggaran 2017 belum dibayarkan, kemudian Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) per-Kampung adalah sebesar Rp. 12.000.000 maka Mekanismenya harus tunggu Keputusan Bupati Raja Ampat, apakah mau seperti itu dibayarkan lagi atau dikumpulkan dulu baru sekaligus dibayarkan, dan perlu diketahui bahwa kalau dibayarkan, hal ini termasuk Dana Bantuan Sosial kepada Pemerintah Kampung yaitu dalam bentuk Barang atau Kegiatan yang berhubungan dengan Lingkungan, tegasnya.

Lanjut Kepala BLUD “Mekanisme pembayaran Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) yang dipresentasekan Kampung yang masuk dalam Kawasan Konservasi yaitu sebesar Rp. 12.000.000 sedangkan Kampung yang diluar dari Kawasan Konservasi mendapat bantuan Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) sebesar Rp. 2.400.000”.

Menurut laporan beberapa Kampung di Kepulauan Misol Kabupaten Raja Ampat menyampaikan kepada Awak Media di Sorong dan di Waisai Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat bahwa dari 117 Kampung, diduga hanya sebagian Kampung yang sudah dibayarkan Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) Tahun Anggaran 2015, sedangkan Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) Tahun Anggaran 2016 dan 2017 belum terbayarkan, Rabu 07/02/2018.

Pada hari Kamis Tanggal 08/02/2018 Pukul 09:30, Awak Media bersama beberapa Kampung mendatangi Kantor Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Raja Ampat dan setibanya di Kantor, kita diterima oleh salah satu Staf BLUD lalu menyampaikan kepada kita bahwa saya selaku Staf BLUD tidak mempunyai Kewenangan untuk menjawab hal tersebut, ucap Staf BLUD.

Data yang dihimpun oleh Awak Media adalah Data Alokasi Dana Kesejahteraan Masyarakat Tahun 2015 terdiri dari ;

95% dari Dana Kesejahteraan Masyarakat dialokasikan untuk kegiatan kelompok masyarakat berbasis Kampung dan Pemerintah Kampung sebesar Rp. 1.425.410.000.
5% dialokasikan untuk Hibah Kecil yang ditujukan untuk kegiatan kelompok-kelompok masyarakat yang tidak berbasis Kampung atau lintas Kampung sebesar Rp. 75.000.000.

Hal ini menimbulkan pertanyaan bagi Masyarakat Raja Ampat sebab dari 117 Kampung mendapat bantuan Dana Kesejahteraan Masyarakat (Dana BLUD) bervariasi, sedangkan 97% Kabupaten Raja Ampat masuk dalam Daerah Kawasan Konservasi dan pertanyaannya adalah “Ada berapakah Kampung di Kabupaten Raja Ampat yang secara Administratif berada diluar Kawasan Konservasi? Kenapa cuman terdapat Sumber Dana dari APBD maupun Pendapatan, pada hal Sumber Dana BLUD bersumber dari 6 jenis pendapatan?

Berikut ini adalah Sumber pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang bersumber dari beberapa jenis, antara lain :

Jasa Layanan; Jasa layanan berupa imbalan yang diperoleh dari jasa layanan yang diberikan kepada masyarakat.

Hibah; Hibah dapat berupa hibah terikat dan hibah tidak terikat.

Hasil Kerjasama Dengan Pihak Lain; Hasil kerjasama dengan pihak lain dapat berupa perolehan kerjasama operasional, sewa menyewa, dan usaha lainnya yang mendukung tugas dan fungsi BLUD.

APBD; Pendapatan bersumber dari APBD merupakan pendapatan yang berasal dari otorisasi kredit anggaran pemerintah daerah bukan dari kegiatan pembiayaan APBD.

APBN; Pendapatan bersumber dari APBN dapat berupa pendapatan yang berasal dari pemerintah dalam rangka pelaksanaan dekonsentrasi dan/atau tugas pembantuan dan lain-lain.

Lain-Lain Pendapatan BLUD Yang Sah; hasil penjualan kekayaan yang tidak dipisahkan , jasa giro dll. (OS)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: