HEADLINE NEWS

MASSA LSM LP-RI DAN LEMBAGA LAIN SEKEPULAUAN NIAS DESAK POLDA SUMUT TAHAN PENGANIAYA AKTIVIS.

Gunungsitoli, Senin(12/3/2018) Dihimpun wartawan Suara Pembaharuan Informasi Nasional | SPIN kepulauan Nias.
Ratusan massa Gabungan LPRI kepulauan Nias , GNKP-RI Nias, DPC PWRI B kab Nias, DPC LSM Perkara kota Gunungsitoli dan para Lsm, ormas, lembaga dan pemerhati Nias serta 4 desa masyarkatat Nias unjuk rasa (senin siang) 12/3/2018 pukul 10 30 wib, menyuarakan aspirasinya. Massa gabungan LP-RI memperjuangkan pengaduan aktivis yang sudah 3 bulan lamanya, demi keadilan hukum kepada aktivis karena telah dianiaya, diancam bunuh serta di caci maki oleh Kristian Halim alias Wilson malam sebelum aksi memperjuang aspirasi tuntutan tutup PT.DAS usaha peternakan di Olora karena mencemari lingkungan milik Krustian Halim, papar Sonni Lahagu, SE( Ketua DPD GNPK-RI Nias.

IMG-20180317-WA0019

Dan sebagai laporan tambahan Suar Natal Waruwu, A.Md juga dipolres Nias secara DUMAS( Pengaduan Masyarakat/DUMAS dipolres Nias pada tanggal 2 Februari 2018 dan telah disampaikan juga di Polda Sumatera Utara tentang laporan terhadap para saksi pelaku dan pihak-pihak pelaku/ terlapor diduga melakukan fitnah, saksi palsu, percobaan suap, provokasi menghalangi saksi pelapor dipolres Nias serta pencemaran nama baik Suar Natal Waruwu di Medsos di akun Face Book ” ” Hura Luo “. Dilaporan tersebut tertuang nama nama terlapor berinisial( Fr, Ed, DD, MR dan TT) , papar korban saat diwawancara di halaman polres Nias seusai unjuk rasa.
Laporan aktivis Suar Natal Waruwu bernomor STPLP/386/XII/2017/NIAS tanggal 11/12/2017 terlapor adalah Kristian Halim alias Wilson juga sebagai DIrektur PT.DAS Peternakan Olora yang sedang viral dan sering di demo belakangan ini.

Gabungan pengunjuk rasa harapkan Kapolres Nias terima aspirasi masyarakat, papar Ketua LPRI sekepulauan Nias
Kepastian hukum yang terpenting,
apalagi jika melihat jejak rekam bapak kapolres Nias Erwin Horja H Sinaga, SH, S.Ik seorang mantan penyidik KPK, ditambahkan Ketua LPRI Sekep Nias.

Kapolres Nias beserta jajaran mengajak perwakilan pengunjuk rasa sebanyak 12 orang dan dipersilahkan masuk di ruang rapat esekutif polres Nias.
Kapolres Nias mengatakan senang dikritik dan polres Nias terbuka untuk masyarakat jika nempertanyakan tentang kasus laporan, yang penting jika memenuhi 2 alat bukti cukup akan di sidik, tutur Kapolres Nias.
Lanjut, Kapolres Nias menjelaskan kepada Aktivis Suar Natal Waruwu( pelapor/ korban) ^ Kasus laporan Laporan masyarakat dan tersangkanya tidak saya berikan penangguhan penahanan, dan untuk laporan pak Suar Natal Waruwu menjadi kasus Atensi Polres Nias dan kasus ini sudah ditahap gelar perkara, tapi kasus ini sudah di gelar di polda sumut bulan lalu dan akan akan di Gelar Perkara lagi dalam waktu cepat di polda sumatera utara lagi^, tegas kata kapolres Nias.

Ditambahkan Kanit I Reskrim Polres Nias IPDA.Sugiabdi, SH, mengatakan ‘ pelapor nantinya hadir dipolda Sumatera Utara untuk gelar perkara dan tentang penetapan tersangka dan P- 21 kasus pelapor Suar Natal WAruwu dan terlapor Kristian Halim alias Wilson terjawab kepastiannya setelah digelar perkara di POLDA.

Kelurga besar pelapor, saksi yang melihat, mengetahui dan berada diTKP inisial LKW, DWZ, LMP, SF berharap agar kasus ini segera tuntas, dengan ditangani pilda Sumatera Utara, jelas bahwa penyidikan di Reskrim Polres Nias tidak tuntas diduga kasat reskrim Polres Nias Inisial HT tidak menerima keterangan saksi DW, LKW terkait pernyataan saksi ‘” melihat dan mendengar saat pelaku Kristian Halim alias Wilson memaki Suar Natal waruwu didepan unum dengan kata -kata ; Ihininau Ama.Anggi, Batu Soyo, Fio Khou Ama Anggi( Suar Natal Waruwu)dan sambil pelaku mencekik Suar Natal Waruwu, pelaku mengatakan ^Kalau demo kau kubunuh kau,” dan kedua kali mencekik mengatakan juga “Gampang Kali Membunuh Kau^, saat ketiga kali mencekik, mengatakan “kusuruh orang membunuh kau”, dipaparkan saksi dan pelapor kepada wartawan SPIN kepulauan Nias.

Kedua hal pernyataan pelapor dan saksi saksi ini diduga tidak diterima oleh penyidik dan jajaran serta pimpinan reskrim polres Nias, maka pelapor dan saksi keberatan dan melaporkan hal ini kepada Kapolres Nias, Kapolda Sumatera Utara, dan kepada Bapak Kapolri di Jakarta, untuk memohon perlindungan hukum dan didengar keterangannya sesuai KUHP pidana dan peraturan UU kepolisian Negara Republik Indonesia, imbuh pelapor dan saksi.

Massa LSM LP-RI Kepulauan Nias, GNKP- RI NIAS, PWRI B NIAS, LSM PERKARA Wilayah pulau Nias, 4 warga desa dan pemerhati Nias meminta kepolisian negara RI tuntaskan dan berantas kekerasan kepada Aktivis Nias dan harga yang tak bisa ditawar oleh polres Nias dan POLDASU kasus kasus viral ini, papar korlap aksi 3 orang. Sesuai
dalam spanduk dan poster massa ratusan pengunjuk rasa ‘ Tetapkan tersangka Kristian Halim alias Wilson, dan segera ditahan, periksa saksi palsu-pelaku provakasi-pencemaran di medsos nama baik sw,- fitnah- percobaan suap kepada saksi Suar Natal waruwu – tolak penangguhan penahanan Kristian Halim alias Wilson, dihimpun wartawan dilokasi.( TIM-RED)

1 Comment on MASSA LSM LP-RI DAN LEMBAGA LAIN SEKEPULAUAN NIAS DESAK POLDA SUMUT TAHAN PENGANIAYA AKTIVIS.

  1. Menyikapi Kasus ini, Kita harus kawal prosesnya, sehingga penanganan kasus ini bisa menemukan rasa keadilan bagi korban, mari terus kita suarakan bersama.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: