HEADLINE NEWS

KASUS RAL VIRA ; LSM PAKSA MINTA POLRES NIAS TETAPKAN TERSANGKA BARU SECEPATNYA.

IMG-20180323-WA0000

GUNUNGSTOLI, Jumat(23/3/2018) wartawan Suara Pembaharuan Informasi Nasional | SPIN kepulauan Nias.

Pusat Anti Korupsi dan Suap (PAKSA) Rakyat Nias mendesak penyidik Polres Nias untuk segera menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi penyertaan modal Pemkab Nias pada PT. Riau Airlines (RAL) Tahun 2007 lalu, kata petinggi lsm ini.

“ Tadi kita sudah menyampaikan laporan kepada Bapak Kapolres Nias untuk menetapkan tersangka baru dalam kasus ini, karena pengadilan negeri tindak pidana korupsi medan telah memeriksa, mengadili dan menjatuhi putusan terhadap terdakwa Mantan Bupati Nias, Binahati B. Baeha selama 2 tahun penjara dan denda Rp. 50 juta, karena terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan perbuatan tindak pidana korupsi secara bersama-sama,” Kata Sekretaris Eksekutif PAKSA Rakyat Nias, Helpianus Gea kepada wartawan di Mapolres Nias usai menyerahkan laporannya, Kamis (23/3)

Lanjut Helpi, adapun pertimbangan majelis hakim dalam putusannya yakni, Mantan Bupati Nias, Binahati B. Baeha bersama dengan DPRD Kabupaten Nias dalam melakukan penyertaan modal pada PT. RAL(Riau Air Lines)telah melanggar peraturan perundang-undangan dengan tidak mengindahkan hasil evaluasi Gubernur Sumatera Utara dan tidak didasari dengan Perda yang mengatur tentang penyertaan modal. Sehingga akibat dari penyalahgunaan kewenangan tersebut mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp. 6 Milyar, paparnya.

” Keterlibatan pihak DPRD Kabupaten Nias sangat berpengaruh dan memiliki peranan besar dalam penyertaan modal tersebut. Karena DPRD memiliki fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Namun, dengan adanya persetujuan tertulis dari Mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias, M. Ingati Nazara, maka jelas hal itu memberi peluang atau kesempatan kepada mantan Bupati Nias, Binahati Baeha untuk melakukan penyertaan modal kepada PT. RAL,” Ungkap aktivis anti korupsi ini.

Selain itu, alasan lainnya ditetapkan tersangka baru pada kasus ini yakni adanya pengakuan mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias, M. Ingati Nazara di persidangan saat memberikan keterangan sebagai saksi bahwa dirinya telah memberikan persetujuan tertulis kepada terdakwa dan juga terlibat sebagai saksi dalam penandatanganan perjanjian antara Pemkab. Nias dengan PT. RAL.

“ Dari pertimbangan majelis hakim di persidangan terbukti bahwa penyalahgunaan kewenangan yang dilakukan mantan Bupati Nias, Binahati B. Baeha bersama dengan DPRD Kabupaten Nias sebagaimana surat persetujuan mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias, M. Ingati Nazara telah melanggar peraturan perundang-undangan. Atas dasar ini kita berkesimpulan seharusnya mantan Ketua DPRD Kabupaten Nias ikut terlibat dan patut bertanggungjawab pada kasus ini,” Tegas Helpi.

Helpianus berharap Kepolisian Resor Nias dapat menindaklanjuti laporannya dan segera menetapkan tersangka baru pada kasus itu. “ Laporan ini sekaligus dukungan moral kepada penyidik agar tidak ragu dalam menetapkan tersangka baru pada kasus tersebut,” Pungkasnya kepada wartawan SPIN.

Sementara itu, Ps. Paur Subbag Humas Polres Nias, Bripka Restu Gulu membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari LSM PAKSA Rakyat Nias. “ Benar kita sudah menerima laporan terkait permintaan penetapan tersangka baru dalam kasus RAL. Tentu hal ini kita akan proses dan selanjutnya disampaikan kepada penyidik untuk ditindaklanjuti,” Ujar Restu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: