HEADLINE NEWS

DIDUGA SOW ANIAYA PEDAGANG PASAR LUAHA GUNUNGSITOLI.

IMG-20180328-WA0001

Kota Gunungsitoli,Selasa(27/3/2018) wartawan Suara Pembaharuan Informasi Nasional | SPIN kepulauan Nias.

Penelusuran wartawan SPIN dipasar luaha Ex pasar TPI di Jalan Lagundri kelurahan Pasar Kecamatan Gunungsitoli Kota Gunungsitoli Sumatera Utara, perempuan 50 tahun sering disebut mama hotma, pedagang buah dan sayuran mengatakan dirinya dianiaya oleh S warasi, seorang perempuan, warga Idanogawo(30 tahun) pengusaha koperasi diduga tidak memiliki izin operasional. Korban kekerasan Nursinta Manurung alias Ina Hotma tangan kanannya tak bisa digerakkan sampai malam ini, tubuhnya lemas, tuturnya.

Lanjut” Nursinta Manurung dan suaminya didepan anak dan keluarga besarnya,mengatakan” tidak terima perlakuan kasar serta kekerasan didepan umum kepada saya, dan anaknya tidak tinggal diam dan akan mempertanyakan hal ini”, ucap Nursinta.

Ketika ditanyakan wartawan SPIN.kepada Nursinta, motif penganiayaan ini,dijawab Nursinta Manurung alias Ina Hotma” Sore tadi diduga pelaku S.Warasi memanggil saya dari tempat si A di Jalan Lagundri depan pasar Luaha.Dan saya berada tepat dikantin si NN, kejadiannya sore tadi,sekira pukul 19.30 wib, Minggu 27/3/2018 dia sepertinya menagih saya tentang koperasi.Saya menjawab sabar dulu, aku lagi cari uang suasana hari ini lagi sepi, namun S.Warasi tidak menghiraukan dan mengatakan” kakak.mau kuusir dari pajak ini, biar kusuruh si Paskalis, dalam hatiku berpendapat, apa urusannya? tempat ini kalau mau dibongkar ya bongkar semua, Sabar dulu kalau uang itu pasti kubayar”.

Lanjut” S.Warasi ditariknya tanganku didalam rumah si NN disitulah diputarnya tanganku, aku orang lemas, diputarnya kali kayak memutar kain.Seterusnya aku memjerit dalam keadaan lemas dan disampinggu ada nenek bernama Suria bisa menjadi saksi utama, ujar Nurshinta.

DItempat yang sama suami korban menjelaskan kepada wartawan SPIN, ” Setelah dilakukan penganiayaan dan pengancaman dengan kekerasan kepada istriku, tiba-tiba S.warasi mendatangi saya di kedai pasar luaha, diatas motornya diamengatakan,sudah melapor mama sihotma dipolisi, saya menjawab masalah apa rupanya.Kemudian S.Warasi mengas sepeda motornya dengan kencang dan meninggalkan saya”

DItempat terpisah, salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan ” Koperasi milik S.Warasi ini beroperasi didalam pasar luaha, diduga penagihannya terlalu keras dan diduga sering marah-marah kepada kami pedagang pasar Luaha Ex TPI, sambil mengakhiri.(TIM-RED)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: